Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Perekrutan Tenaga Kesehatan RSKD Dadi tidak Transparan, Dinilai Sarat KKN

badge-check

					Ilustrasi. (int). Perbesar

Ilustrasi. (int).

BERITA.NEWS, Makassar – Proses rekrutmen tenaga kesehatan pada Stroke Centre Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Prov Sulsel dinilai sarat unsur korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

Direktur Lembaga Antikorupsi Sulsel (Laksus), Muhammad Ansar menilai, penerimaan tenaga kesehatan di RSKD Dadi dilakukan dengan tidak transparan.

“Penerimaan pegawai ini sarat KNN karena ada beberapa peserta yang tidak lulus tes malah terkesan diistimewakan,” tandas Ansar, Rabu (25/12/2019).

Berdasarkan laporan yang dihimpun Laksus, proses rekrutmen terdiri dari dua tahap. Tahap pertama, ada 360 peserta. Dan 88 peserta pada tahap kedua.

Sebanyak 55 peserta dinyatakan lulus secara murni pada tahap pertama. Anehnya, beberapa peserta yang tidak lulus malah diundang kembali.

“Ini sangat aneh. Kenapa dibeda-bedakan, ada yang tidak lulus diundang lagi dan panitia meluluskannya,” tegas Ansar.

Alhasil, beberapa peserta yang tidak lulus merasa mendapat perlakuan diskriminatif lantaran ada peserta yang mendapat undangan khusus tanpa melalui tes lagi.

Lanjut Ansar, keganjalan lainnya soal kepanitian dalam rekrutmen tenaga kesehatan. Proses penerimaan dilaksanakan di bidang pengawasan dan pelayanan RSDK Dadi.

“Harusnya proses penerimaan tersebut menjadi kewenangan BKD Sulsel,” katanya.

Karena itu, Laksus mendesak Pemprov Sulsel dalam hal ini Dinas Kesehatan Sulsel untuk mengaudit proses rekrutmen tersebut.

Apalagi, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah memiliki program untuk mewujudkan transparansi dalam pelayanan dan informasi.

“Jadi, kami mendesak Pemprov Sulsel harus turun tangan untuk mengaudit proses rekrutmen pegawai RSKD Dadi sehingga program transparan dalam pelayanan dan informasi bisa terwujud,” pungkas Ansar.

  • Redaksi

Loading

Comments

Baca Lainnya

Pertamina Kaji Ulang Harga BBM Termasuk Pertamax

19 April 2026 - 19:15 WITA

Lebanon Selatan Kembali Membara, 1 Tentara Israel Tewas 9 Terluka

19 April 2026 - 15:58 WITA

Tuduh AS Ingkari Komitmen Negosiasi, Iran Tutup Kembali Selat Hormuz

18 April 2026 - 19:12 WITA

Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Komersial Kembali Normal

18 April 2026 - 08:32 WITA

Bikin Resah, Aliansi Keluarga Petani Indonesia Laporkan Feri Amsari ke Polda Metro Jaya

17 April 2026 - 19:45 WITA

Trending di News