Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Israel Kehilangan Sekutu, PM Baru Hongaria Siap Tangkap Netanyahu

badge-check

					Perdana Menteri terpilih Hongaria, Péter Magyar. The Guardian Perbesar

Perdana Menteri terpilih Hongaria, Péter Magyar. The Guardian

BERITA.NEWS, Budapest – Perdana Menteri terpilih Hongaria, Péter Magyar, menyatakan negaranya akan mematuhi kewajiban hukum internasional dengan menahan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, jika memasuki wilayah Hongaria dan masih berstatus buronan.

Pernyataan tersebut disampaikan Magyar pada Senin, menegaskan bahwa sebagai anggota Pengadilan Kriminal Internasional (ICC), Hongaria memiliki kewajiban hukum untuk bertindak terhadap individu yang masuk dalam daftar pencarian lembaga tersebut.

“Setiap negara anggota ICC memiliki kewajiban yang jelas. Jika seseorang yang menjadi target surat perintah memasuki wilayahnya, maka harus ditahan,” ujar Magyar seperti dikutip dari Politico, Selasa (21/4/2026).

Sikap ini menandai perubahan signifikan dari kebijakan sebelumnya di bawah kepemimpinan Viktor Orbán, yang dikenal sebagai sekutu dekat Netanyahu.

Baca Juga :  Pertamina Kaji Ulang Harga BBM Termasuk Pertamax

Selama ini, Hongaria kerap mengambil posisi berbeda di dalam Uni Eropa, termasuk menolak atau memveto sejumlah upaya sanksi terhadap Israel.

ICC diketahui telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu pada November 2024. Ia dituduh terlibat dalam dugaan kejahatan perang serta kejahatan terhadap kemanusiaan.

Sebagai anggota ICC, negara-negara yang meratifikasi Statuta Roma pada prinsipnya berkewajiban menjalankan perintah penangkapan tersebut jika individu yang dimaksud berada di wilayah yurisdiksi mereka.

Pernyataan Magyar pun dinilai sebagai sinyal perubahan arah kebijakan luar negeri Hongaria, sekaligus berpotensi memengaruhi dinamika politik Uni Eropa terkait Israel.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Pertamina Kaji Ulang Harga BBM Termasuk Pertamax

19 April 2026 - 19:15 WITA

Lebanon Selatan Kembali Membara, 1 Tentara Israel Tewas 9 Terluka

19 April 2026 - 15:58 WITA

Tuduh AS Ingkari Komitmen Negosiasi, Iran Tutup Kembali Selat Hormuz

18 April 2026 - 19:12 WITA

Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Komersial Kembali Normal

18 April 2026 - 08:32 WITA

Bikin Resah, Aliansi Keluarga Petani Indonesia Laporkan Feri Amsari ke Polda Metro Jaya

17 April 2026 - 19:45 WITA

Trending di News