Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Aceh

Ngopi Bareng Polisi! IPDA Indra Maulana Bikin Heboh Warga Aceh Tamiang Lewat “Saweu Keude Kuphi”

badge-check

					Ngopi Bareng Polisi! IPDA Indra Maulana Bikin Heboh Warga Aceh Tamiang Lewat “Saweu Keude Kuphi” Perbesar

BERITA.NEWS, Aceh Tamiang — Suasana hangat terasa di sejumlah warung kopi di Aceh Tamiang ketika sosok polisi berseragam tampak nongkrong santai sambil berbincang dengan warga.

Ia adalah IPDA Indra Maulana, KBO Lantas Polres Aceh Tamiang, yang tengah menggelar kegiatan unik bertajuk “Saweu Keude Kuphi” sebuah cara baru menjalin silaturahmi antara polisi dan masyarakat.

Kegiatan ini bukan sekadar ngopi biasa. Di balik cangkir kopi dan tawa ringan, terselip pesan penting, membangun kepercayaan dan kedekatan antara aparat dan rakyat.

Aksi ini juga sejalan dengan arahan Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Muliadi, serta perintah Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, agar polisi aktif hadir di tengah masyarakat bukan hanya di kantor, tapi juga di tempat-tempat warga berkumpul.

“Polisi harus hadir di tengah masyarakat untuk mendengarkan, berkomunikasi, dan berbagi informasi secara langsung,” ujar IPDA Indra di sela-sela kegiatan yang penuh keakraban itu.

“Dari silaturahmi sederhana seperti ini, kita bisa membangun kepercayaan dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” tambahnya.

Meski sibuk dengan tugasnya di bidang lalu lintas, IPDA Indra tak pernah absen menyapa warga. Ia percaya, silaturahmi adalah bagian dari pengabdian seorang anggota Polri.

“Silaturahmi bukan hanya mempererat hubungan antar sesama, tapi juga membawa keberkahan. Seperti sabda Rasulullah SAW, ‘Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka sambunglah tali silaturahmi,’” ucapnya dengan penuh makna.

Respons masyarakat pun luar biasa. Banyak warga yang memuji langkah humanis ini karena mereka bisa menyampaikan aspirasi langsung tanpa rasa canggung.

“Polisinya ramah dan terbuka. Kami jadi merasa dekat,” ujar salah satu warga sambil tersenyum.

Lewat “Saweu Keude Kuphi”, Polres Aceh Tamiang membuktikan bahwa kehadiran polisi bukan sekadar soal penegakan hukum, tapi juga tentang menjadi sahabat yang mendengar, melayani, dan melindungi.

“Kami ingin masyarakat merasa bahwa polisi bukan sekadar petugas, tapi juga bagian dari mereka,” tutup IPDA Indra Maulana dengan senyum hangat.

Loading

Comments

Baca Lainnya

PLN Tak Kunjung Umumkan Hasil Investigasi Pemadaman Aceh, KPA: Jangan Uji Kesabaran Rakyat

24 Oktober 2025 - 22:24 WITA

Pemadaman Listrik

Kasus Dugaan Penyalahgunaan Dana Gampong Rundeng Diduga Mandek, Warga Desak Inspektorat Serahkan ke APH

24 Oktober 2025 - 12:03 WITA

Baleg DPR RI Desak Dana Otsus Tak Pernah Berakhir! Ini Alasannya yang Bikin Heboh di Aceh

23 Oktober 2025 - 11:21 WITA

Otsus

Prof. Marniati Gagas Partai Perjuangan Aceh: Gerakan Baru Politik Bermartabat dari Tanah Rencong

21 Oktober 2025 - 18:37 WITA

Deklarasi

Kepala Cabdin Bireuen Tekankan Peran Strategis Wakil Kepala Sekolah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka

20 Oktober 2025 - 17:32 WITA

Trending di Aceh