Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Sinjai

Tingkatkan Mutu Olahan Ikan, Dinas Perikanan Sinjai Gelar Pelatihan GMP dan SSOP

badge-check

					Tingkatkan Mutu Olahan Ikan, Dinas Perikanan Sinjai Gelar Pelatihan GMP dan SSOP Perbesar

BERITA.NEWS, Sinjai — Dinas Perikanan Kabupaten Sinjai menggelar pelatihan penerapan Standar Kelayakan Pengolahan (Good Manufacturing Practices/GMP) dan Standard Sanitation Operating Procedure (SSOP) bagi Unit Pengolahan Ikan (UPI) skala mikro dan kecil, Senin (4/8/2025).

Pelatihan ini berlangsung di Aula Wisma Nelayan, Kompleks Pelabuhan Perikanan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, dan diikuti oleh pelaku usaha dari berbagai Kelompok Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (Poklahsar).

Kegiatan menghadirkan narasumber dari UPT Balai Penerapan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan, dengan tujuan meningkatkan pemahaman pelaku usaha terhadap perizinan berbasis risiko.

Kepala Dinas Perikanan Sinjai, Syamsul Alam, mengatakan pelatihan ini merupakan bagian dari pembinaan mutu dan keamanan hasil perikanan, sejalan dengan Program Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Tahun Anggaran 2025.

Baca Juga :  BRI Sinjai Buka Suara! Dugaan Pembobolan Brankas Rp3 Miliar Terungkap dari Sistem Internal

“Pelatihan ini mendukung penerapan perizinan berusaha sesuai skala usaha dan risiko. Peserta merupakan pelaku usaha aktif yang juga telah mendapat bantuan Bedah UPI dari Kementerian Kelautan dan Perikanan,” jelas Syamsul.

Ia menyebutkan lima Poklahsar penerima bantuan tersebut yaitu Poklahsar Tenggiri, Bintang Laut, Rubon’s, Sumber Mitra, dan Rayhana Rezky Food. Namun, baru satu unit yang memiliki Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP) sesuai Permen KP Nomor 17 Tahun 2019.

Syamsul juga menuturkan bahwa hingga tahun 2025, terdapat 43 Poklahsar tercatat aktif di Sinjai. Melihat potensi tersebut, Dinas Perikanan berkomitmen terus melakukan pembinaan bersama pejabat teknis dan penyuluh dari KKP.

Ia berharap melalui pelatihan ini, makin banyak pelaku usaha di Sinjai yang mampu memenuhi standar kelayakan dan memperoleh sertifikasi resmi, guna meningkatkan daya saing produk di pasar yang lebih luas. (Adv)

Loading

Comments

Baca Lainnya

BRI Sinjai Buka Suara! Dugaan Pembobolan Brankas Rp3 Miliar Terungkap dari Sistem Internal

24 April 2026 - 10:22 WITA

bri

HEBOH! Oknum Kepala Unit BRI di Sinjai Diduga Gasak Uang Brankas Rp3 Miliar

24 April 2026 - 09:56 WITA

brankas

Statistik Turun, Kepedulian Naik: Potret Kontras Wajah Kemiskinan di Sinjai

22 April 2026 - 18:34 WITA

kemiskinan

Kuota Berubah Jadi 44 Jemaah, Pemkab Sinjai Pastikan Pelayanan CJH Maksimal

21 April 2026 - 21:49 WITA

calon jamaah haji

Komitmen Bersih! Seluruh Pegawai Rutan Sinjai Teken Ikrar Zero Narkoba dan Handphone

20 April 2026 - 11:21 WITA

rutan-sinjai
Trending di Sinjai