Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Ekobis

OJK Perkuat Inklusi Keuangan di Kabupaten Enrekang

badge-check

					OJK dorong penguatan inklusi keuangan di Kabupaten Enrekang (dok.) Perbesar

OJK dorong penguatan inklusi keuangan di Kabupaten Enrekang (dok.)

BERITA.NEWS,Makassar- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar melakukan penguatan inklusi keuangan di Kabupaten Enrekang selama dua hari. Selasa (27/5/2025).

Sosialisasi Inklusi Keuangan ini wujud kolaborasi OJK Sulselbar dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Enrekang. Serta bagian dari program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GencarKan).

Adapun peserta kegiatan ini mulai dari pelajar, Lurah, Kepala Desa hingga Camat antusias mengikuti giat inklusi keuangan tersebut.

Pada hari pertama, Edukasi Keuangan kepada Pelajar SMA Negeri 2 Enrekang dan Ekosistem Keuangan Inklusif Desa Mandatte.

Kedua, Edukasi Keuangan kepada Pelajar dan Guru SMP Negeri 1 Enrekang dan kepada Camat dan Lurah/Kepala Desa.

Kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak dan inklusif.

Baca Juga :  Road To Pekan Reksa Dana, APRDI dan OJK Perkuat Sosedu Bersama Media di Makassar

“Melalui program Gencarkan, kita dapat membangun ekosistem keuangan yang lebih stabil dan berkelanjutan, serta meningkatkan aksesibilitas layanan
keuangan bagi masyarakat.

Semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Enrekang dan menjadi langkah awal bagi pengembangan keuangan yang lebih inklusif dan cerdas di masa depan,” kata Deputi Direktur OJK Sulselbar Amiruddin Muhidu.

Menurutnya sangat penting mengelola keuangan sejak dini, pagi pelajar bukan berarti literasi keuangan belum relevan. Justru masa inilah saat paling tepat untuk mulai belajar dan membangun kebiasaan positif dalam mengelola uang.

“Langkah sederhana yang bisa mulai dibiasakan adalah menabung. Meskipun terkadang terasa berat, terutama ketika keinginan untuk membeli sesuatu muncul,
namun kebiasaan ini adalah fondasi penting dalam membangun keuangan yang sehat dan terencana,” ujar Amiruddin.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Nuansa Alam dan Cita Rasa Rumahan, RM Jabar Resto & Cafe Jadi Destinasi Kuliner di Sinjai

18 April 2026 - 19:56 WITA

Rumah Makan

Road To Pekan Reksa Dana, APRDI dan OJK Perkuat Sosedu Bersama Media di Makassar

17 April 2026 - 20:50 WITA

Gabungan BPR Disetujui, OJK Targetkan Industri Lebih Sehat dan Efisien

16 April 2026 - 09:51 WITA

SPBU di Sinjai Kena Sanksi, Solar Subsidi Dihentikan Sementara: Pertamina Perketat Pengawasan

26 Maret 2026 - 20:44 WITA

bbm subsidi

Ketua MA Resmi Lantik Anggota Dewan Komisioner OJK

26 Maret 2026 - 11:08 WITA

Trending di Ekobis