Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Karantina Papua Identifikasi Organisasi Pengganggu Tumbuhan 

badge-check

					Karantina Papua Identifikasi Organisasi Pengganggu Tumbuhan  Perbesar

BERITA.NEWS,Jayapura- Karantina Papua berhasil melakukan identifikasi Organisasi Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) Wilayah kerja Papua – Maluku.

Karantina Papua pun melaksanakan Seminar Regional atas hasil pemantauan OPTK diikuti Unit Pelaksana Teknis Badan Karantina Indonesia (UPT Barantin) yang ada di wilayah regional Papua – Maluku secara daring maupun luring di Hotel Horison Ultima Entrop. Selasa (10/12/2024).

Kepala Karantina Papua, Lutfie Natsir, dalam sambutannya menegaskan pemantauan ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan dan penyebaran OPTK di wilayah Papua.

Upaya ini merupakan langkah awal untuk membantu melakukan pemetaan dan pengambilan keputusan mengenai lalu lintas media pembawa, khususnya di wilayah regional Papua – Maluku.

“Hasil dari kegiatan pemantauan ini nantinya akan disampaikan ke pusat dalam seminar nasional dan akan menjadi bahan dalam pengambilan kebijakan terkait tindakan karantina tumbuhan dan pemetaan daerah sebar OPTK di wilayah regional Papua-Maluku,” kata Lutfie.

Sementara itu, Direktur Manajemen Risiko Karantina Tumbuhan yang diwakili oleh Dwi W. Oktarima mengatakan, seminar ini bertujuan untuk melaporkan hasil pemantauan yang dilakukan karantina serta melihat potensi penyebaran OPTK yang ada di wilayah Papua-Maluku.

“Kita juga sangat mengapresiasi atas terselenggarannya kegiatan pemantauan ini. Ini juga merupakan tahun pertama bagi Barantin melaksanakan kegiatan seminar regional dengan tujuan memperkuat daerah regional khususnya Papua-Maluku, sebelum nantinya dibawa ke seminar nasional di awal tahun,” jelasnya.

Kegiatan seminar tersebut juga turut dihadiri oleh dinas yang membidangi fungsi tanaman pangan, perkebunan, dan hortikultura serta pemerintah daerah baik provinsi maupun kota/kabupaten di Papua, serta akademisi dari Universitas Cendrawasih Papua, Universitas Ottow Geissler Papua .

Loading

Comments

Baca Lainnya

HBP ke-62, Rutan Masamba Perkuat Komitmen Pelayanan Prima

27 April 2026 - 17:57 WITA

Gerobak Usaha Hasil Pembinaan Ramaikan HBP ke-62 di Rutan Barru

27 April 2026 - 17:40 WITA

Sipropam Polres Maros Ingatkan Personel Bijak Bermedsos

27 April 2026 - 10:10 WITA

Cegah Bentrok Meluas, Polsek Lau Damaikan Dua Kelompok Pemuda di Maros

25 April 2026 - 16:25 WITA

Tak Banyak yang Tahu, Disertasi Ini Bawa Sarianto Raih Doktor UNM

24 April 2026 - 21:25 WITA

Sarianto (Kanan) usai sidang promosi doktor di Universitas Negeri Makassar, Jumat 24 April 2026. Foto: Ist.
Trending di Daerah