Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Jika Jadi Ketum Golkar, Gibran Bakal Ulang Sejarah JK

badge-check

					Jika Jadi Ketum Golkar, Gibran Bakal Ulang Sejarah JK Perbesar

BERITA.NEWS, Jakarta – Kans Wapres Terpilih 2024-2029, Gubran Rakabuming Raka untuk menakhodai Partai Golongan Karya semakin terbuka lebar.

Ada sejarah jejak kepemimpinan di partai berlambang pohon beringin itu. “Gibran bakal ulang sejarah Jusuf Kalla (JK) jadi ketua umum Partai Golkar,” terang H.A. Bashar, SH, MH, Ketua Umum Relawan GO GIBRAN di Jakarta, Senin (29/4/2024)

Ketua Umum Relawan Go Gibran, H.A, Bashar, SH, MH mendorong Wapres Terpilih 2024-2029, Gibran Rakabuming Raka menduduki posisi Ketum Golkar

Jika tak ada aral melintang, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka bakal dilantik sebagai Presiden dan Wapres periode 2024-2029 pada 20 Oktober 2024 nanti. Sementara Munas Partai Golkar bakal digelar Desember 2024.

“Sama seperti Pak JK di tahun 2004 yang dilantik jadi Wapres Oktober 2004 bersama Prsiden SBY. Dua bulan kemudian di Munas Golkar yang digelar Desember 2004, JK terpilih sebagai Ketum Golkar,,” papar H.A.Bashar yang juga Ketua Umum Gerakan Karya Justitia Indonesia (GKJI) ini.

Saat Munas Golkar 2004 yang diselenggarakan di Nusa Dua Bali itu, JK mengalahkan Akbar Tandjung dengan angka telak, yaitu 323 suara berbanding 156 suara.

Sejarah lainnya, lanjut H.A. Bashar, bahwa Partai Golkar itu biasanya diisi oleh pejabat negara. “Kalau bukan Wapres, Ketua MPR, DPR atau minimal setara Menteri Koordinator lah,” jelasnya.

Dimulai dari Wapres RI kelima H. Soedharmono, SH yang menjabat Ketum Golkar 1983-1988. Kemudian Wahono yang Ketum Golkar periode 1988-1993 yang saat itu menjabat Ketua MPR.

Harmoko, Ketua Umum Golkar 1993-1998 yang juga menjabat Ketua MPR. Selanjutnya Akbar Tanjung periode 1998-2004 yang juga menjabat sebagai Ketua MPR. Jusuf Kalla Ketum Golkar 2004-2009 menjabat sebagai Wapres.

“Ada Pak Aburizal Bakrie periode 2009-2019 menjadi Menko, Agung Laksono dan Setya Novanto saat menjadi Ketum Golkar sebagai Ketua MPR dan terakhir Airlangga sebagai Menko,” tambahnya.

Di internal Golkar muncul empat nama yang digadang-gadang mengisi posisi Ketum Golkar. Selain Airlangga Hartarto yang saat ini menjabat Ketum, nama Ketua MPR, Bambang Soesatyo juga ikut mencuat. Ada juga Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita dan Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia.

“Pejabat yang tertinggi kan Gibran sebagai Wapres. Sudah saatnya Partai Golkar disi tokoh muda,” tuntasnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Pertamina Kaji Ulang Harga BBM Termasuk Pertamax

19 April 2026 - 19:15 WITA

Lebanon Selatan Kembali Membara, 1 Tentara Israel Tewas 9 Terluka

19 April 2026 - 15:58 WITA

Tuduh AS Ingkari Komitmen Negosiasi, Iran Tutup Kembali Selat Hormuz

18 April 2026 - 19:12 WITA

Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Komersial Kembali Normal

18 April 2026 - 08:32 WITA

Bikin Resah, Aliansi Keluarga Petani Indonesia Laporkan Feri Amsari ke Polda Metro Jaya

17 April 2026 - 19:45 WITA

Trending di News