Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Politik

Yeni Rahman Sosialisasikan Perda Perlindungan Anak

badge-check

					Yeni Rahman Sosialisasikan Perda Perlindungan Anak Perbesar

MAKASSAR, BERITA.NEWS– Anggota DPRD Kota Makassar, Yeni Rahman menganggap isu yang berkaitan terhadap anak harus menjadi perhatian serius.

Karena anak, menurut Yeni Rahman, merupakan aset besar maupun harta tak ternilai terhadap masa depan keluarga dan keberlangsungan kemajuan suatu daerah.

Hal tersebut disampaikannya saat sosialisasi penyebarluasan Perda nomor 5 tahun 2018 tentang Perlindungan Anak, di Hotel Golden Tulip, Jl Sultan Hasanuddin, Jumat (15/9/2023).

“Anak merupakan modal besar bagi semua keluarga juga bagi daerah bangsa dan negara, karena anak adalah cikal bakal pemimpin masa depan,” ujarnya.

Menurut Legislator PKS Makassar tiga periode ini, anak adalah karunia yang diberikan Tuhan oleh seluruh orang tua sebagai ujung tombak untuk menuntun anak ke arah yang positif.

“Mari kita giring anak ke hal-hal yang positif, dan pemerintah menyertai apa yang menjadi cita-cita anak. Semua orang tua selalu menginisiasi dan mendorong seorang anak untuk menjadikan anak yang berbakti,” terangnya.

Baca Juga :  Drama Muscab PPP Sinjai: Nama Formatur Ditetapkan, Ketua Masih Misterius

Di tempat sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar, Achi Soleman memaparkan isu terhadap anak saat ini merupakan isu yang multisektoral.

“Sepertiga dari jumlah penduduk di kota Makassar adalah usia anak, karena masa depannya kita ada pada anak dengan tidak membeda-bedakan terhadap keberlangsungan hidupnya,” paparnya.

Achi juga menjelaskan keberlangsungan dan tumbuhan kembang anak sangat ditentukan oleh peran orang tuanya, bagaimana memberikan pelayanan dan support sistem dalam keluarga.

“Kehadiran pemerintah hanya memberikan fasilitas hak anak dari segi pendidikan, kesehatan bahkan penghargaan atas prestasi yang dilakukan anak demi dan perkembangan anak,” jelasnya.

Sementara itu, Pemerhati Anak, Ida Royani Rahim menerangkan bahwa anak harus memperoleh perlindungan dan sumbangsih pemikiran.

“Kita harus melihat seperti apa peran pemerintah dan masyarakat dalam perlindungan anak ini. Karena secara aturan undang-undang anak wajib mendapat haknya untuk tumbuh dan berkembang,” terangnya.

Karena menyangkut masalah perlindungan anak, kata Ida Royani, orang tua dan pemerintah menjadi ujung tombak dalam hal keberlangsungan hidup dan perkembangan anak di masa depan.

“Karena itu anak sangat penting untuk kita jaga sebagai aset, seperti istilahnya adalah harta tak ternilai, harus diberikan dulu haknya dan dipenuhi kebutuhannya,” pungkasnya. (*)

Loading

Comments

Baca Lainnya

Drama Muscab PPP Sinjai: Nama Formatur Ditetapkan, Ketua Masih Misterius

26 April 2026 - 20:36 WITA

muscab-ppp

Ikbal, Sosok Muda yang Curi Perhatian di Pencalonan BPD Kareloe Jeneponto

16 April 2026 - 19:54 WITA

calon bpd

Baru Bebas dari Penjara, Nasib Kursi DPRD Kamrianto Menggantung! Ini Kata BK

18 Maret 2026 - 20:02 WITA

kamrianto

Diam-Diam Sambangi Warga, Patudangi Azis Salurkan Sembako di 5 Titik Strategis Bulukumba–Sinjai

15 Maret 2026 - 20:50 WITA

sembako

Data Pemilih Dicek Satu per Satu! Bawaslu Bulukumba Terjunkan 5 Tim ke Lapangan

12 Maret 2026 - 23:00 WITA

data pemilih
Trending di Politik