Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

24 Jama’ah Tabligh Asal India di Kabupaten Gowa Jalani Rapid Test

badge-check

					24 Jama’ah Tabligh Asal India di Kabupaten Gowa Jalani Rapid Test Perbesar

BERITA.NEWS, Gowa – Sekitar 24 anggota Jama’ah Tabligh yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal India menjalani pemeriksaan kesehatan atau rapid test virus corona atau Covid-19 di Masjid Jami Al Hidayah, Kelurahan Paccinongang, Kecamatan Somba Opu.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan pun langsung memerintahkan agar seluruh jamaah melakukan isolasi mandiri di Markas Dakwah Masjid Jami Al Hidayah, termasuk melakukan penyemprotan disinfektan secara keseluruhan di seluruh area markas.

“Kami telah memerintahkan lurah, binmas dan babinsa untuk melakukan pengawasan kepada WNA yang melakukan isolasi mandiri. Kita juga telah menyiapkan kebutuhan pangan mereka dengan memberikan paket sembako,” kata Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan dikonfirmasi, Senin (13/4/2020).

Bupati Adnan pun memastikan, anggota Jama’ah Tabligh tersebut bukan kelompok jamaah yang bermarkas di Jalan Kerung-Kerung, Makassar ataupun kelompok Ijtima 2020 di Pakkatto beberapa waktu lalu.

“Bukan dari peserta ijtima,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Puskesmas Samata dr. Rahma mengatakan, seluruh Jama’ah Tabligh telah menjalani isolasi mandiri. Sementara salah satu diantaranya yang dari hasil pemeriksaan ditemukan memiliki gejala klinis masih akan dipastikan apakah dari hasil swab positif atau tidak.

Baca Juga :  Tak Banyak yang Tahu, Disertasi Ini Bawa Sarianto Raih Doktor UNM

“Besok dan lusa tim puskesmas akan datang mengambil swab untuk memastikan hasilnya apakah betul positif,” terangnya.

Panitia penerima tamu luar negeri Ustad Gazali membenarkan adanya 24 anggota Jama’ah Tabligh di Markas Dakwah Masjid Al Hidayah. Mereka yang datang terbagi dalam tiga kelompok.

Ia menjelaskan, untuk riwayat perjalanannya mereka datang ke Indonesia pada 20 Desember 2019 lalu. Kemudian pada 26 Januari 2020 mereka melakukan perjalanan ke Provinsi Sulawesi Barat untuk melakukan syiar.

“Nanti pada 26 Maret ke 24 anggota Jama’ah Tabligh ini masuk ke Kabupaten Gowa untuk melaksanakan kegiatan yang sama, namun karena situasi yang tidak memungkinkan sehingga tidak melaksanakan giat tersebut sampai saat ini,” jelasnya.

Lanjut Gazali, untuk rencana kepulangannya dijadwalkan dilakukan secara bergiliran sesuai dengan kelompok masing-masing mulai 10 hingga 13 Mei 2020 mendatang. Namun pihaknya mengkhawatirkan akan terjadi penundaan karena hingga saat ini India dalam status lock down.

Sementara, 24 anggota Jama’ah Tabligh ini visanya akan berakhir pada 16 April 2020.

“Mereka ini sudah melakukan pengurusan dan telah ada penyampaian dari pemerintah kepada Kedubes India untuk mengurus kepulangan mereka yang saat ini ada di Markas Dakwah Masjid Jami Al Hidayah. Mereka pun sudah masuk dalam pantauan Imigrasi Sulsel,” ujarnya.

  • Putri

Loading

Comments

Baca Lainnya

Drama di Washington Hilton, Tembakan Mendadak, Trump dan Istri Dievakuasi

26 April 2026 - 12:20 WITA

Cegah Bentrok Meluas, Polsek Lau Damaikan Dua Kelompok Pemuda di Maros

25 April 2026 - 16:25 WITA

Dua Bulan Terserang Penyakit, Netanyahu Diam-Diam Jalani Perawatan Prostat

25 April 2026 - 12:29 WITA

Tak Banyak yang Tahu, Disertasi Ini Bawa Sarianto Raih Doktor UNM

24 April 2026 - 21:25 WITA

Sarianto (Kanan) usai sidang promosi doktor di Universitas Negeri Makassar, Jumat 24 April 2026. Foto: Ist.

Sinergi Lingkungan, Polres Maros Tanam Pohon dan Tebar Ribuan Benih Ikan

24 April 2026 - 09:37 WITA

Trending di Daerah