Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pendidikan

UPA Akan Terapkan Ilmu Pengobatan Holistic kepada Mahasiswa Kesmas

badge-check

					Rektor UPA Bastian Lubis menandatangani kerjasama dengan PPHMI. (BERITA.NEWS/Andi Khaerul) Perbesar

Rektor UPA Bastian Lubis menandatangani kerjasama dengan PPHMI. (BERITA.NEWS/Andi Khaerul)

BERITA.NEWS, Makassar – Universitas Patri Artha (UPA) terus membuat inovasi dan terobosan baru. Kali ini pengobatan holistik dalam waktu dekat dengan akan dibukanya program akademik mahasiswa.

UPA sendiri telah menandatangani bukti kerjasama dengan Perkumpulan Pengobatan Holistic Muslim Indonesia (PPHMI) hari ini, Kamis 19 Maret 2020. Sebelumnya, UPA juga telah menerapkan neurosains kepada mahasiswanya.

Rektor UPA Bastian Lubis mengatakan, pengobatan holistik mempunyai kaitan dengan kejuruan kesehatan masyarakat (Kesmas) yang merupakan salah satu fakultas di UPA. Mahasiswa akan dibekali ilmu pengobatan tersebut.

“Terkait rencana pengobatan holistik nantinya akan masuk kepada program akademik Kesehatan Masyarakat, Perawat dan lainnya,” ucapnya di Kampus UPA Jalan Tun Abdul Razak, Kamis (19/3/2020).

Menurut Bastian, kerjasama tersebut merupakan wujud komitmen UPA agar menjadi kampus yang tidak hanya memberi teori, namun juga bisa sinergi dengan keilmuan.

“Kami tidak mau jadi menara gading, yang hanya berteori saja tapi kami ingin sinergi dengan keilmuan,” tegasnya.

Sementara itu, Dewan Pakar PPHMI Puji Hartanto mengaku kerjasaama tersebut merupakan yang pertama diterapkan di kampus Indonesia. Meski, hingga ini masih kurang diminati di masyarakat yang masih lebih banyak memilih obat dan diagnosis dokter.

“Sekarang pusing sedikit yang sebenarnya bisa dipijit 5 menit aja sudah hilang, sekarang kan hilang pengetahuan itu. Nah kemudian kita coba hidupkan proses itu,” kata pria yang sudah bidangi pengobatan holistik selama 20 tahun itu.

Puji mengatakan, pihaknya telah coba mengembangkan metode holistik di Indonesia. Ia mengaku telah banyak mempelajari metode pengobatan holistik dari Tiongkok, khususnya pemanfaatan ramuan obat.

“Selama 20 tahun dikembangkan, itu bisa sekarang dengan bahasa yang lebih sederhana sekali, mudah bisa diterapkan dan bisa diterima oleh siapapun. Bahasanya juga sederhana sehingga nanti kalau diterapkan di masyarakat itu mudah sekali,” pungkasnya.

. Andi Khaerul

Loading

Comments

Baca Lainnya

HUMANISTIK UMSi Gelar HDC Season 2, Mahasiswa se-Indonesia Adu Gagasan di Sinjai

13 April 2026 - 13:53 WITA

debat mahasiswa

98 Siswa SMPN 23 Sinjai Ikuti Ujian TKA, Sekolah Tekankan Evaluasi Kompetensi

9 April 2026 - 17:28 WITA

ujian-tka

Madrasah Aliyah Pesantren Wadi Mubarak Gareccing Laksanakan Ujian Madrasah Berbasis Kertas

8 April 2026 - 19:52 WITA

ujian

Datang Diam-Diam, Chaca Siswi Berprestasi Ini Tinggalkan “Warisan” di SMPN 7 Sinjai

1 April 2026 - 22:45 WITA

penulis buku

Tembus Juara 4, Hairil Siswa SMPN 23 Sinjai Ukir Prestasi di Pemilihan Duta Pelajar Sinjai 2026

30 Maret 2026 - 19:37 WITA

duta pelajar
Trending di Pendidikan