BERITA.NEWS, Sinjai — Suasana haru tak terhindarkan saat seorang siswi berprestasi kembali menginjakkan kaki di sekolah lamanya.
Bukan sekadar nostalgia, kehadiran Salsabila Nadhifa S justru membawa sesuatu yang tak terduga, sebuah karya penuh makna yang menyentuh hati banyak orang.

Ia adalah Chaca, sapaan akrabnya, siswi SMAN 5 Parepare yang kini dikenal dengan segudang prestasi.
Chaca kembali ke SMP Negeri 7 Sinjai (Spentu), tempat di mana perjalanan mimpinya dulu dimulai. Namun, kepulangannya kali ini bukan tanpa alasan.
Di hadapan guru-guru yang dulu membimbingnya, Chaca menyerahkan sebuah buku berjudul “Gagal? Ya udah coba lagi”, karya yang ia tulis sendiri sebagai refleksi perjalanan hidupnya.
Buku tersebut diterima langsung oleh Kepala UPTD SMP Negeri 7 Sinjai, H. Nahiruddin, pada Rabu (1/4/2026).
Momen itu terasa lebih dari sekadar seremoni. Ada rasa syukur, ada kenangan, dan ada harapan yang tersirat di balik penyerahan buku tersebut.
“Kadang saya berpikir, kalau saya tidak sekolah di sini, mungkin saya tidak akan bertemu dengan guru-guru yang sangat supportif,” ungkap Chaca dengan mata berbinar.
Ia mengenang bagaimana para guru di Spentu tak hanya mengajar, tetapi juga mendoakan dan mendukung setiap langkahnya hingga bisa berada di titik sekarang.
Tak banyak yang tahu, di balik pencapaiannya saat ini, Chaca pernah menjadi pribadi yang introvert. Namun siapa sangka, justru dari keterbatasan itulah ia mulai menantang dirinya untuk berkembang.
Melalui bukunya, yang juga terinspirasi dari pengalaman sebagai Bintang Sobat SMP 2024, Chaca mengajak generasi muda untuk berani mencoba dan tidak takut gagal.
“Dulu saya juga ragu, terutama di public speaking. Tapi ternyata kalau kita terus berusaha, hasil itu pasti ada, walaupun butuh proses,” tuturnya memberi semangat.
Tak hanya soal usaha, Chaca juga menanamkan pesan spiritual yang kuat. Baginya, setiap langkah harus dibarengi dengan keyakinan kepada Tuhan.
“Rezeki itu tidak akan ke mana. Tuhan tidak pernah menolak doa kita. Tugas kita hanya berusaha dan terus mencoba,” katanya.
Kehadiran Duta Muda BPJS Kesehatan 2025 ini pun disambut hangat oleh para guru dan adik-adik kelasnya.
Senyum bangga dan tepuk tangan mengiringi setiap langkahnya di halaman sekolah yang pernah menjadi saksi awal perjuangannya.
Kisah Chaca menjadi bukti nyata bahwa tempat sederhana bisa melahirkan mimpi besar. Dan lebih dari itu, keberanian untuk bangkit dari kegagalan bisa mengantarkan seseorang menuju kesuksesan yang tak terduga.
Penulis: Thatang
![]()





























