Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Tomy dan Adnan Unggul Survei, Pemimpin Muda Dinilai Lebih Adaktif

badge-check

					Tomy satria yulianto baju merah berhadapan Adnan Adnan Purichta Ichsan. (BERITA.NEWS/IL). Perbesar

Tomy satria yulianto baju merah berhadapan Adnan Adnan Purichta Ichsan. (BERITA.NEWS/IL).

BERITA.NEWS, Bulukumba – Jelang Pilkada serentak tahun 2020 mendatang, ada dua bocoran riset lembaga survei nasional untuk dua kabupaten yang akan berpilkada di Sulawesi Selatan, yakni PT Lingkarang Survei Indonesia (LSI) Network untuk Kabupaten Gowa dan Saifulmujani Research and Consulting (SMRC) untuk Kabupaten Bulukumba.

Dari hasil bocoran dua lembaga survei itu menguggulkan pemimpin muda, yakni PT LSI mengunggulkan petahana Adnan Purichta Ichsan di Gowa dan bocoran SMRC mengunggulkan Tomy Satria Yulianto di Bulukumba.

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebagai partai politik penggagas politisi muda menilai bahwa itu adalah contoh dan harapan baik bagi kaum muda di Sulawesi Selatan. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Provinsi Sulawesi Selatan, Fadly Noor.

Dia mengatakan kehadiran pemimpin muda akan menjadi solusi ancaman bonus demografi pada tahun 2030 mendatang. Dimana umur usia produktif akan jauh lebih banyak dibanding generasi tua, sehingga akan dibutuhkan inovasi untuk menyiapkan lapangan kerja bagi para generasi usia produktif.

“Kehadiran pemimpin muda dalam pemerintahan akan kompatibel dengan tantangan bonus demografi yang dihadapi Indonesia 2030, sehingga kebijakan publik dapat menyesuaikan dengan komposisi demografis penduduk,” kata Fadly Noor belum lama ini.

Saat ini, kata dia, kita melihat kepemimpinan nasional era Jokowi pun melibatkan banyak tokoh-tokoh muda dalam pengambilan kebijakannya agar dapat menyesuaikan dengan kebutuhan mayoritas kaum muda negeri ini.

Baca Juga :  Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Komersial Kembali Normal

“Kita berharap agar semakin banyak pemimpin muda hadir di Sulawesi Selatan,” harap Fadly.

Dia melanjutkan ada banyak alasan penting sehingga pemimpin muda dinilai lebih kapabel untuk memegang posisi strategis saat ini. Terpenting adalah pemimpin muda dinilai lebih adaktif untuk melawan segala tantangan perkembangan digital yang makin pesat.

“Pemimpin muda tentu lebih adaptif dengan era saat ini yang serba digital dan kerja-kerja kolaboratif yang menuntut jejaring yang luas.

Memilih pemimpin muda dalam kontestasi elektoral berarti mempercayakan pengelolaan daerah untuk senantiasa siap menghadapi berbagai perubahan,” tandasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya PT LSI merilis hasil survei perilaku politik jelang Pilkada Gowa. Hasilnya elektabilitas Adnan Purichta 60,11 persen, disusul Amir Uskara 10,11 persen, Darmawangsyah Muin 5,23 persen, Abdul Rauf Mallaganni Karaeng Kio 3,30 serta beberapa nama yang memiliki tingkat keterpilihan dibawah 3 persen.

Begitupun dengan bocoran hasil survei SMRC jelang Pilkada Bulukumba yang beredar. Dari tujuh nama calon yang disimulasikan elektabilitas Tomy Satria berada diposisi teratas dengan angka 38,5 persen. Disusul berturut-turut Askar HL 25,9 persen, Andi Hamzah Pangki 5,6 persen, Andi Edy Manaf 3,2 persen dan Andi Muchtar Ali Yusuf 2,7 persen. Sementara dua nama lainya yakni Murniati Makking dan Syahruni Haris masih dibawah 1 persen.

  • IL

Loading

Comments

Baca Lainnya

Tuduh AS Ingkari Komitmen Negosiasi, Iran Tutup Kembali Selat Hormuz

18 April 2026 - 19:12 WITA

Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Komersial Kembali Normal

18 April 2026 - 08:32 WITA

Bikin Resah, Aliansi Keluarga Petani Indonesia Laporkan Feri Amsari ke Polda Metro Jaya

17 April 2026 - 19:45 WITA

Iran Gulung 35 Orang Jaringan Mata-mata Mossad di Enam Provinsi

17 April 2026 - 05:24 WITA

China Turun Tangan, Dorong Dialog AS-Iran Redam Konflik Timur Tengah

16 April 2026 - 10:20 WITA

Trending di News