BERITA.NEWS, Sinjai — Kabar duka datang dari dunia politik dan pendidikan di Kabupaten Sinjai. Mantan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan periode 2019–2024, Andi Muchtar Mappatoba, meninggal dunia pada Selasa (17/3/2026) pukul 22.25 Wita.
Politisi Partai Gerindra tersebut menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai.

Jenazah almarhum rencananya akan dibawa ke rumah duka di Jalan Agus Salim, Kelurahan Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara, untuk disemayamkan sebelum proses pemakaman.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebelum meninggal dunia, Andi Muchtar sempat menderita penyakit asma dan asam lambung.
Kabar wafatnya almarhum dengan cepat menyebar di masyarakat, termasuk melalui media sosial dan grup WhatsApp “Info Desa dan Kelurahan”. Warga pun ramai menyampaikan doa dan belasungkawa.
“Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tulis salah satu warga dalam pesan yang beredar.
Ucapan duka juga disampaikan oleh Anggota DPRD Sulsel Fraksi Gerindra Dapil Sinjai-Bulukumba, H. Patudangi Azis. Dalam pesannya, ia mendoakan agar almarhum mendapat ampunan dan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Turut berduka cita atas meninggalnya Andi Muchtar Mappatoba. Semoga Allah mengampuni segala dosanya, melapangkan kuburnya, dan menempatkannya di surga-Nya,” tulisnya.
Diketahui, pada Pemilu 2024 lalu, Andi Muchtar kembali maju sebagai calon anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, namun belum berhasil terpilih kembali.
Selain dikenal sebagai politisi, almarhum juga merupakan tokoh pendidik di Sinjai. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Muhammadiyah (STIPM) Sinjai, yang kini telah bertransformasi menjadi Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSi) setelah bergabung dengan STISIP Sinjai.
Kepergian Andi Muchtar Mappatoba meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kolega, serta masyarakat Sinjai yang mengenalnya sebagai sosok pengabdian di bidang politik dan pendidikan.
![]()





























