Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Soppeng

Anak Sekolah Tak Perlu Lagi Bertaruh Nyawa! Brimob Bangun Jembatan Gantung Raksasa di Pedalaman Soppeng

badge-check

					Pembangunan Jembatan Gantung di Kampung Lakellu, Dusun Walattasi, Desa Watu, Kecamatan Marioriwawo. (Foto: Istimewa) Perbesar

Pembangunan Jembatan Gantung di Kampung Lakellu, Dusun Walattasi, Desa Watu, Kecamatan Marioriwawo. (Foto: Istimewa)

BERITA.NEWS, Soppeng — Harapan anak-anak sekolah di pelosok Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan untuk bisa berangkat menimba ilmu dengan aman akhirnya terwujud.

Puluhan tahun mengandalkan sampan dan bahkan harus berenang menyeberangi sungai, kini mereka segera memiliki jembatan gantung berkat aksi cepat Personel Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel.

Langkah cepat ini menjadi bentuk nyata respons Polri atas atensi Presiden RI Prabowo Subianto kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait peningkatan akses pendidikan dan keselamatan masyarakat di wilayah terpencil.

Pembangunan jembatan gantung itu dimulai Ahad (30/11/2025) sejak pukul 08.00 hingga 17.00 Wita, berlokasi di Kampung Lakellu, Dusun Walattasi, Desa Watu, Kecamatan Marioriwawo, Soppeng.

Jembatan tersebut akan menjadi penghubung vital bagi tiga desa yakni Desa Watu, Desa Marioritenggae, dan Desa Marioriaja.

Selama ini, anak-anak sekolah hingga warga setempat terpaksa menggunakan sampan atau ban untuk menyeberangi sungai.

Kondisi ekstrem itu sering membahayakan nyawa, terutama saat musim hujan ketika arus sungai meningkat.

Kini, semangat juang personel Brimob membawa harapan baru. Mereka membangun jembatan gantung berukuran panjang lebih dari 90 meter dan lebar 140 meter, yang diproyeksikan rampung dalam dua minggu ke depan.

Sebanyak 15 personel Batalyon C Pelopor yang dipimpin Ipda Taufiq, tiga anggota Tim Vertikal Rescue Indonesia, serta masyarakat setempat bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan itu.

Tak hanya tenaga, Brimob juga mengerahkan satu unit kendaraan Rantis SAR, satu set tenda regu, dan berbagai perlengkapan pendukung untuk memastikan pengerjaan berjalan lancar.

Gotong royong tersebut menjadi bukti kuat kepedulian aparat terhadap masyarakat di pelosok.

Dansat Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol. Muhammad Ridwan, menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat.

“Personel sementara bekerja. Mohon doanya agar pekerjaan berjalan lancar. Ini menjadi bukti dan dedikasi nyata personel Brimob selalu ada untuk masyarakat,” ujarnya, Senin (1/12/2025).

Sementara itu, Kepala Desa Watu, Rusdi, menyampaikan apresiasi mendalam atas bantuan Brimob.

“Alhamdulillah, sangat membantu dengan hadirnya personel Brimob dalam membantu masyarakat membangun jembatan gantung,” tuturnya.

Pembangunan jembatan ini menjadi simbol sinergi kuat antara aparat dan masyarakat.

Ketika rampung, infrastruktur ini diharapkan membawa perubahan besar, akses pendidikan lebih mudah, aktivitas warga lebih aman, dan kualitas hidup masyarakat pedesaan semakin meningkat.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Tokoh Pendidik dan Politisi Sinjai Andi Muchtar Mappatoba Meninggal Dunia

18 Maret 2026 - 01:18 WITA

meninggal

Debitur Protes, BRI Soppeng Lelang Ruko Meski Angsuran Rutin Dibayar

26 Agustus 2025 - 21:55 WITA

bri

Kasus Penikaman di Pesta Pernikahan di Soppeng Berakhir Damai Usai Mediasi Polsek Marioriwawo

19 April 2025 - 20:38 WITA

polres-soppeng

87 Botol Miras Ilegal Disita, Polres Soppeng Amankan 4 Pelaku dalam Patroli Malam

12 April 2025 - 21:49 WITA

miras-ilegal

Peduli Kesehatan Anggota, Si Dokkes Polres Soppeng Gelar Home Visit

9 April 2025 - 20:22 WITA

polres-soppeng
Trending di Soppeng