Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Peristiwa

Tas Hitam Gegerkan Warga Parepare, Tim Jibom Brimob Polda Pastikan Bukan Bom

badge-check

					Tim Jibom Melakukan Identifikasi Tas Tak Bertuan Di Tugu Tunas Kelapa Parepare. (Foto: Berita.News/ Wahyu) Perbesar

Tim Jibom Melakukan Identifikasi Tas Tak Bertuan Di Tugu Tunas Kelapa Parepare. (Foto: Berita.News/ Wahyu)

BERITA.NEWS, Parepare — Sebuah tas hitam tak bertuan yang ditemukan di kawasan Tugu Tunas Kelapa, Jalan Ahmad Yani, Kota Parepare, Jumat (02/01/2026), sempat membuat warga panik karena diduga berisi bom.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Sulsel, tas tersebut dinyatakan negatif bahan peledak dan hanya berisi pakaian serta perlengkapan pribadi.

Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda, mengonfirmasi hasil pemeriksaan tersebut kepada wartawan.

“Hasil pengecekan tim Jibom menyatakan tas tersebut aman. Isinya hanya pakaian pria, ikat pinggang, kaos tangan, topi, rokok, dan gunting. Jadi, bukan berisi teror atau bahan peledak,” ujarnya.

Tas tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang warga bernama Abdullah.

Menurut keterangannya, tas telah terlihat sejak Kamis (01/01/2026), namun baru dilaporkan ke pihak kepolisian pada Jumat siang sekitar pukul 13.30 WITA.

Menindaklanjuti laporan itu, aparat Polres Parepare langsung mengamankan lokasi dan mensterilkan area sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Untuk memastikan keamanan, Polres Parepare berkoordinasi dengan Sat Brimob Polda Sulsel.

Tas kemudian dievakuasi dan diperiksa lebih lanjut di kawasan Taman Mattiro Tasi, Kecamatan Bacukiki Barat, sesuai prosedur standar penanganan bahan peledak.

Kapolres Parepare mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik menyikapi kejadian tersebut.

Saat ini, tas beserta isinya telah diamankan di Mapolres Parepare sambil menunggu jika ada pihak yang mengaku sebagai pemilik.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir. Situasi sudah kondusif dan warga bisa kembali beraktivitas secara normal,” pungkasnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Api Melalap 4 Rumah di Sinjai Saat Dini Hari, Kerugian Capai Rp500 Juta

13 April 2026 - 05:33 WITA

damkar-sinjai

Diteror Usai Ungkap Dugaan Mafia BBM Subsidi, Jurnalis di Sinjai Dihadang OTK

12 April 2026 - 22:20 WITA

bbm-subsidi

Drama Kamar Kos di Selayar: Dari Rencana Perbaikan Pipa Hingga Hilangnya Emas 13 Gram

11 April 2026 - 17:16 WITA

kamar kos

Tangis Pecah Jelang Magrib, Begini Kronologi Petani di Sinjai Meninggal Usai Disambar Petir

9 April 2026 - 20:03 WITA

tersambar petir

Tragedi di Tengah Sawah, Kahar Warga Sinjai Selatan Tewas Saat Cuaca Ekstrem, Diduga Tersambar Petir

9 April 2026 - 19:44 WITA

tersambar petir
Trending di Peristiwa