Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Tak Hanya PD Parkir Pendapatannya Jeblok, Perusda Lainnya juga Jeblok

badge-check

					Tak Hanya PD Parkir Pendapatannya Jeblok, Perusda Lainnya juga Jeblok Perbesar

Pj Wali Kota, Muh Iqbal Suhaeb

BERITA.NEWS, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb angkat bicara terkait Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya menuai sorotan atas pendapatanya yang sangat jauh dari target.

Pasalnya, realisasi pendapatannya masih jauh dari target yang telah ditetapkan. Dari target Rp 46 miliar, PD Parkir hanya mampu mencapai Rp 12 miliar.

Terkait pendapatan yang jauh dari target. Iqbal menyebut bahwa tidak hanya PD parkir, namun hampir semua Perusda Kota Makassar memiliki performa buruk dalam capaiannya tahun ini.
Namun, Iqbal sendiri mengaku tak mengetahui penyebab pasti minimnya Perusda dalam pencapaiannya tahun ini.

“Hampir semua, bukan hanya PD parkir, semua Perusda realisasinya jelek. Cuma saya tidak tahu,” kata Iqbal di Balai Kota Makassar, Selasa (26/11/2019)

Baca Juga :  Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Komersial Kembali Normal

Oleh karena itu, Iqbal berjanji akan segera melakukan evaluasi terhadap jajaran Perusda. Ia bahkan mempertanyakan proses penetapan target saat penyusunan APBD di tahun 2019 lalu.

“Pasti dievaluasi. Itulah yang saya tanyakan bagaimana penetapan target pada waktu penyusunan target di APBD 2019 berdasarkan kinerja pada saat di 2018,” bebernya.

Iqbal menuturkan, capaian Perusda pada tahun ini tidak ada kaitannya dengan realiasasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun ini. Kata dia, realisasi yang dimasukkan pada tahun 2019 merupakan hasil kerja Perusda pada tahun 2018, sementara hasil kerja pada 2019 baru akan dimasukkan pada 2020 mendatang.

“Jadi sebenarnya tidak ada kaitannya realisasi PAD saat ini, realisasi Perusda ini dengan hasil kerjanya saat ini,” jelasnya.

Terkait hal itu, dalam penyusunan target Perusda pada 2020 nanti, Iqbal menyebut Perusda akan presentase dihadapan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar.

“Makanya pada waktu penyusunan target 2020 ini, mereka disuruh presentasi oleh DPR, ‘sudah sesuai kah kerjamu?’ jangan nanti over target atau terlalu under estimate,” pungkasnya.

Ratih Sardianti Rosi

Loading

Comments

Baca Lainnya

Pertamina Kaji Ulang Harga BBM Termasuk Pertamax

19 April 2026 - 19:15 WITA

Lebanon Selatan Kembali Membara, 1 Tentara Israel Tewas 9 Terluka

19 April 2026 - 15:58 WITA

Tuduh AS Ingkari Komitmen Negosiasi, Iran Tutup Kembali Selat Hormuz

18 April 2026 - 19:12 WITA

Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Komersial Kembali Normal

18 April 2026 - 08:32 WITA

Bikin Resah, Aliansi Keluarga Petani Indonesia Laporkan Feri Amsari ke Polda Metro Jaya

17 April 2026 - 19:45 WITA

Trending di News