Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Soal Informasi Penahanan Pasien Operasi, Ini Penjelasan Direktur RSUD Labuang Baji.

badge-check

					Direktur RSUD Labuang Baji, Andi Mappatoba. (BERITA.NEWS/Andi Khaerul). Perbesar

Direktur RSUD Labuang Baji, Andi Mappatoba. (BERITA.NEWS/Andi Khaerul).

BERITA.NEWS, Makasaar – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuang Baji Andi Mappatoba angkat bicara terkait adanya informasi penahanan satu pasien operasi, karena tidak sanggup bayar biaya perawatan. Senin (11/11/2019).

Mappatoba mengatakan, Pasien bernama Khairul bocah berusia 11 tahun itu, jalani operasi pada kaki. Sudah dipulangkan, semua biaya obat-obatan dan jasa operasi dokter dibebaskan oleh rumah sakit.

Padahal, kata Mappatoba secara prosedur pasien umum yang tidak gunakan kartu BPJS harus membayar biaya rumah sakit. Namun, karena keluarga pasien tidak mampu. Pihak rumah sakit, memberi pengecualian dan dibebaskan biayai.

“Tidak ada itu ditahan. Pasien ini pulang, jadi semua perawatan nya itu gratis, biaya dokter operasi juga gratis. Diakan pasien umum bukan BPJS, pasien umum harus bayar. Tapi ada kebijakan rumah sakit,” katanya kepada BERITA.NEWS.

Baca Juga :  Groundbreaking Mixed-Use Mal Ratu Indah, Munafri: Simbol Pertumbuhan Ekonomi Makassar

Lebih jauh, Mappatoba menjelaskan, semua biaya obat-obatan tetap gratiskan. Hanya saja, untuk biaya dokter, lain lagi. Alasannya, kata dia layanan jasa seperti operasi. Memang kena biayai. 

“Tidak boleh kita intervensi dokter. Kalau jasanya tidak dihargai. Tapi pasien tadi semua sudah selesai ditanggung pihak rumah sakit. Dokter yang layani juga senyum-senyum saja,” ujarnya.

Mappatoba menegaskan, tiga tahun jabat direktur rumah sakit Labuang Baji tidak ada satupun pasien yang ditahan. Atau kurang mendapat pelayanan. 

“Dia (Pasien Khairul) rawat inap. Tiga hari. Jadi biaya perawatan saya gratis kan. Obat-obatan nya gratis. Dokter yang operasi di tunggu tadi. Ganti semua perban nya, kita pulangkan,” pungkasnya.

  • Andi Khaerul.

Loading

Comments

Baca Lainnya

May Day 2026, Pemkot Makassar Fasilitasi Perayaan Buruh yang Aman dan Inklusif

28 April 2026 - 19:35 WITA

Kepala BGN Sebut Gaji Pencuci Piring MBG Lebih Tinggi dari Guru Honorer: Rp 2,4 Juta Sampai Rp 3,5

28 April 2026 - 18:12 WITA

Groundbreaking Mixed-Use Mal Ratu Indah, Munafri: Simbol Pertumbuhan Ekonomi Makassar

28 April 2026 - 13:10 WITA

Groundbreaking Mixed-Use MaRI, Munafri: Simbol Pertumbuhan Ekonomi Makassar

28 April 2026 - 10:48 WITA

Heboh Video Panas Mirip Anggota DPRD Enrekang, PKB Siapkan Investigasi

27 April 2026 - 20:43 WITA

video
Trending di Makassar