Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Internasional

Singapura Minta Warga yang Belum Divaksin COVID-19 Tetap di Rumah

badge-check

					Arsip foto - Warga menyaksikan pemutaran film luar ruangan dengan menerapkan jarak sosial akibat wabah penyakit virus corona (COVID-19) di Singapura, Kamis (7/1/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Edgar Su/FOC/aa. Perbesar

Arsip foto - Warga menyaksikan pemutaran film luar ruangan dengan menerapkan jarak sosial akibat wabah penyakit virus corona (COVID-19) di Singapura, Kamis (7/1/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Edgar Su/FOC/aa.

BERITA.NEWS, Singapura – Kementerian Kesehatan Singapura pada Minggu “sangat” menyarankan individu yang belum divaksin, terutama orang tua, untuk sebanyak mungkin tinggal di rumah selama beberapa pekan ke depan menyusul kekhawatiran yang tinggi terhadap risiko penyebaran COVID-19 di komunitas.

Singapura melaporkan 88 kasus baru penularan lokal virus corona pada Minggu (18/7), angka harian tertinggi sejak Agustus tahun lalu.

Meskipun kasus harian COVID-19 di Singapura tergolong kecil dibanding yang dilaporkan negara-negara tetangganya di Asia Tenggara, lonjakan infeksi merupakan kemunduran bagi pusat bisnis Asia itu, yang telah berhasil menahan wabah sebelumnya. Pada 10 Juli, tidak ada kasus baru yang dilaporkan oleh Singapura.

Penambahan kasus baru pada Minggu didorong oleh makin meluasnya klaster penularan di bar karaoke dan pelabuhan perikanan.

Sebagai tindakan pencegahan, pihak berwenang pada Minggu menutup kios ikan segar dan makanan laut di seluruh pasar karena harus melakukan tes COVID-19 pada para penjual ikan.

“Kami khawatir masih ada rantai transmisi samar yang kemungkinan terus menyebar dalam komunitas kami. Sifat pasar basah yang longgar membuat pelacakan kontak dan isolasi menjadi tak mudah dilakukan,” kata kementerian kesehatan Singapura dalam sebuah pernyataan Minggu malam.

Sekitar 73 persen dari 5,7 juta penduduk Singapura telah menerima dosis pertama vaksin COVID-19.

Namun, pemerintah mendorong agar lebih banyak lansia divaksin karena mereka yang berusia di atas 70 tahun memiliki tingkat vaksinasi terendah, yakni sekitar 71 persen.

Kasus COVID-19 yang meningkat mendorong Singapura untuk memperketat sejumlah pembatasan sosial mulai Senin, hanya seminggu setelah melonggarkannya. Namun, pembatasan diterapkan lebih lunak kepada mereka yang telah divaksin.

Ketika tingkat vaksinasi Singapura meningkat dan negara-kota itu siap hidup berdampingan dengan virus, pemerintah mengatakan akan melihat jumlah kasus parah untuk menentukan aturan lebih lanjut.

Dari 243 pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit, lima di antaranya mengalami sakit serius dan membutuhkan tambahan oksigen dan satu pasien lainnya dalam kondisi kritis di unit perawatan intensif.

  • Reuters/ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

Harapan Damai di Ujung Tanduk, Pembicaraan AS–Iran Terhenti di Islamabad

12 April 2026 - 13:07 WITA

Iran Kunci Selat Hormuz di Tengah Perang, Janji Dibuka Usai Konflik

11 April 2026 - 10:13 WITA

Erdogan Menang Pilpres, Pimpin Turki Hingga 2028

29 Mei 2023 - 10:12 WITA

Indonesia Bekuk Thailand 5 – 2 di Final, Raih Emas Setelah 32 Tahun

16 Mei 2023 - 23:30 WITA

Andalan Pakai Baju Adat Jadi Pembicara di Forum UNESCO

22 Februari 2023 - 14:44 WITA

Trending di Internasional