Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Internasional

Harapan Damai di Ujung Tanduk, Pembicaraan AS–Iran Terhenti di Islamabad

badge-check

					Perundingan Iran-AS di Pakistan berakhir gagal. Ilustrasi/Ai Perbesar

Perundingan Iran-AS di Pakistan berakhir gagal. Ilustrasi/Ai

BERITA.NEWS, Islamabab — Pembicaraan antara dan untuk meredakan konflik bersenjata terpaksa dihentikan sementara setelah maraton diplomasi selama 14 jam di Islamabab , Minggu (12/4/2026).

Meski belum membuahkan kesepakatan, pemerintah Iran menegaskan bahwa jalur dialog belum ditutup.

Dalam pernyataan resminya, Teheran menyebut negosiasi akan tetap dilanjutkan meskipun masih terdapat sejumlah perbedaan mendasar yang belum terjembatani.

Pertemuan ini menjadi momen penting sekaligus langka, karena merupakan kontak langsung pertama kedua negara dalam lebih dari satu dekade.

Dialog tersebut juga tercatat sebagai salah satu komunikasi tingkat tinggi paling signifikan sejak .

Hasil perundingan dinilai sangat menentukan, terutama terkait kelanjutan gencatan senjata sementara yang telah berjalan selama dua pekan.

Selain itu, kesepakatan juga berpotensi memengaruhi pembukaan kembali , jalur strategis yang menjadi lintasan sekitar 20 persen pasokan energi dunia.

Konflik yang telah berlangsung selama enam pekan antara Washington dan Teheran telah mengguncang pasar global, termasuk lonjakan harga minyak. Ribuan korban jiwa dilaporkan jatuh akibat eskalasi militer tersebut.

Delegasi dari kedua pihak diisi oleh tokoh-tokoh penting. Dari pihak AS hadir Wakil Presiden , utusan khusus , serta . Sementara Iran diwakili Ketua Parlemen dan Menteri Luar Negeri .

Sumber dari Pakistan mengungkapkan bahwa suasana perundingan berlangsung dinamis.

“Terjadi perubahan suasana dari kedua pihak, dengan tensi yang kadang meningkat lalu kembali mereda selama diskusi,” ujarnya.

Sebagai tuan rumah, Pakistan memainkan peran sentral sebagai mediator. Pengamanan di Islamabad diperketat dengan pengerahan ribuan personel demi menjamin kelancaran proses negosiasi.

Sejumlah isu krusial masih menjadi batu sandungan. Iran menuntut pencairan aset yang dibekukan, pengakuan atas kendalinya di Selat Hormuz, serta kompensasi pascaperang.

Di sisi lain, Amerika Serikat mendesak agar jalur pelayaran internasional tetap terbuka dan program nuklir Iran dibatasi secara ketat.

Di tengah upaya diplomasi, situasi di lapangan masih memanas. Militer AS mengklaim tengah menyiapkan operasi pembersihan ranjau di Selat Hormuz, meski klaim tersebut dibantah oleh media Iran.

Ketegangan juga diperparah oleh langkah , sekutu AS, yang terus melanjutkan operasi militernya di terhadap kelompok yang didukung Teheran.

Tingginya tingkat ketidakpercayaan antara kedua negara membuat jalan menuju kesepakatan damai masih penuh tantangan, meskipun pintu dialog belum sepenuhnya tertutup.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Iran Kunci Selat Hormuz di Tengah Perang, Janji Dibuka Usai Konflik

11 April 2026 - 10:13 WITA

Erdogan Menang Pilpres, Pimpin Turki Hingga 2028

29 Mei 2023 - 10:12 WITA

Indonesia Bekuk Thailand 5 – 2 di Final, Raih Emas Setelah 32 Tahun

16 Mei 2023 - 23:30 WITA

Andalan Pakai Baju Adat Jadi Pembicara di Forum UNESCO

22 Februari 2023 - 14:44 WITA

Gubernur Andalan Hadiri Undangan Jamuan Makan Malam di Istana Presiden Singapura

2 Agustus 2022 - 13:21 WITA

Trending di Internasional