Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Seorang Pria Di Bogor Meninggal Dunia Saat Melaksanakan Shalat Jumat, Jemaah Panik

badge-check

					Jamaah Meninggal Saat Shalat Jumat Berjamaah di Bogor. (Int) Perbesar

Jamaah Meninggal Saat Shalat Jumat Berjamaah di Bogor. (Int)

BERITA.NEWS, Bogor – Jemaah salah satu masjid di Kampung Semplak Kaum, Desa Semplak Barat, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat mendadak panik saat sedang menunaikan salat Jumat rakaat kedua.

Hal tersebut disebabkan salah satu jamah yang ikut melaksanakan shalat Jumat tiba – tiba terjatuh dan terkapar diatas sajadah yang digunakannya untuk shalat. Walau belum diketahui penyebab kematiannya.

“Lagi salat (meninggal). Itu baru beres dievakuasi. Lagi salat (korban),” kata Kapolsek Kemang Kompol Agus Suyandi, seperti dilansir pada laman Detik.com, Jumat (17/4/2020).


Baca Juga :


Korban diketahui bernama Odang. Agus menjelaskan lokasi kejadian di Kampung Semplak Kaum, Desa Semplak Barat, Kemang.

Salah seorang saksi mengatakan, Odang tiba – tiba terjatuh saat sedang melaksanakan shalat. Melihat hal tersebut warga yang berada di dalam masjid tidak berani menyentuh mayat korban dikarenakan masih dalam situasi pandemic COVID-19.

Baca Juga :  China Turun Tangan, Dorong Dialog AS-Iran Redam Konflik Timur Tengah

“Ya, begitulah (panik). Iya, karena suasana seperti ini (wabah COVID-19),” lanjutnya.

Tak berselang lama, Pihak kepolisian mendatangi lokasi kejadian atas laporan warga dan menghubungi RSUD Cibinong untuk melakukan evakuasi terhadap jenazah. Sesampainya di lokasi, petugas berpakaian APD lengkap dari RSUD Cibinong langsung mengevakuasi jenazah.

“Kami bukannya tidak berani (evakuasi Odang). Kan ada SOP, ada kewajiban gitu. Itu lagi, karena kan suasana begini (wabah Corona), jadi penanganan pun, pengambilan jenazah pun mulai sesuai SOP,” ucap dia.

Agus menjelaskan polisi belum mengetahui korban meninggal karena COVID-19 atau tidak. Keluarga korban pun belum dimintai keterangan. Dia mengungkapkan polisi masih menunggu kabar dari RSUD Cibinong untuk mengetahui korban meninggal karena COVID-19 atau bukan.

“Kalau masalah COVID kan bukan kewenangan kita. Dugaan meninggal belum jelas. Iya, tunggu rumah sakit,” tandasnya.

Sumber: Detik.com

Loading

Comments

Baca Lainnya

Iran Gulung 35 Orang Jaringan Mata-mata Mossad di Enam Provinsi

17 April 2026 - 05:24 WITA

China Turun Tangan, Dorong Dialog AS-Iran Redam Konflik Timur Tengah

16 April 2026 - 10:20 WITA

Blokade Memanas, Negara Teluk Desak AS Buka Jalur Diplomasi

15 April 2026 - 08:20 WITA

Ngopi Bareng Warga, Kapolrestabes Makassar Serap Aspirasi dan Perkuat Kamtibmas di Tallo

14 April 2026 - 12:07 WITA

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Trending di Nasional