Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

RSUD Haji Tetap Beri Layanan Terbaik Anak 7 Tahun Meski Tanpa Akte Lahir dan KK

badge-check

					Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji (dok.) Perbesar

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji (dok.)

BERITA.NEWS,Makassar- RSUD Haji Makassar menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat. Sesuai dengan arahan dari Penjabat Gubernur Sulsel Prof Fadjry Djufry.

Melalui program inovatif SATSET’MA (Sadar Tolak Stunting Terpadu dari Mamminasata), RSUD Haji menerima pasien anak berusia 7 tahun bernama Nur Anita yang tidak memiliki Kartu JKN, Kartu Keluarga (KK) bahkan belum memiliki Akte Kelahiran.

Penanganan ini berkat kolaborasi dengan Andalan Sulsel Peduli sebagai mitra potensial RSUD Haji selama ini. RSUD Haji langsung menangani kebutuhan medis pasien sembari menyelesaikan kendala administratifnya.

Program inovatif SATSET’MA ini dirancang untuk memudahkan pasien stunting yang belum memiliki kartu JKN atau BPJS mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak.

Direktur RSUD Haji Makassar Dr. Evi menyampaikan, kasus ini membutuhkan penanganan khusus, mengingat pasien tidak hanya memerlukan perawatan medis tetapi juga bantuan administrasi kependudukan.

“Alhamdulillah, melalui koordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Pangkep dan stakeholder lainnya, KK dan Akte Kelahiran pasien dapat diterbitkan dengan domisili di Pangkep. Dalam waktu kurang dari 3×24 jam, Kartu JKN pasien juga berhasil diaktifkan,” ujarnya, Senin, (20/1/2025).

Baca Juga :  Pelindo Regional 4 Gelar Pelatihan K3 Umum

Keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara RSUD Haji dan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan instansi sosial. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa hambatan administratif tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak.

Ketua Tim SATSET’MA, drg Burhanuddin menambahkan bahwa Program SATSET’MA terus menjadi salah satu inovasi unggulan RSUD Haji Makassar dalam mendukung pengentasan stunting serta meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat prasejahtera.

Meski pasien bukan lagi termasuk kategori stunting karena telah berumur 7 tahun tapi pada prinsipnya RSUD Haji berkomitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan dan bantuan administratif secara cepat dan tanggap dengan mengedepankan kolaboratif dengan lintas program/lintas sektor.

“Kami berharap program ini dapat terus membantu keluarga-keluarga yang menghadapi kendala serupa, sehingga tidak ada lagi yang merasa terkucilkan dari layanan kesehatan,” tambahnya.

Disupport penuh Pj Gubernur Prof Fadjry Djufry, RSUD Haji Makassar mengajak masyarakat untuk mendukung dan memanfaatkan program-program inovatif seperti SATSET’MA yang telah mendapatkan penghargaan sebagai Top Inovasi Replikasi Terbaik se Indonesia yang dilaksanakan oleh KemenpanRB pada tahun 2024 demi terciptanya pelayanan kesehatan yang merata dan berkeadilan khususnya di Sulawesi Selatan.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Heboh Video Panas Mirip Anggota DPRD Enrekang, PKB Siapkan Investigasi

27 April 2026 - 20:43 WITA

video

Pelindo Regional 4 Gelar Pelatihan K3 Umum

27 April 2026 - 16:10 WITA

Hari Otda 2026, Kota Makassar Satu-satunya Pemda Luar Pulau Jawa Berhasil Raih Penghargaan 

27 April 2026 - 13:47 WITA

Kapolrestabes Makassar Tegaskan Tak Ada Keterlibatan TNI dalam Aksi Demo Ricuh

26 April 2026 - 15:08 WITA

Mubes IKA Unhas Momentum Alumni Berkontribusi Untuk Bangsa

26 April 2026 - 12:31 WITA

Trending di Makassar