Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Ekobis

QRIS Jelajah Indonesia, BI Sulsel Edukasi Masyarakat Transaksi Digital

badge-check

					QRIS Jelajah Indonesia, BI Sulsel Edukasi Masyarakat Transaksi Digital Perbesar

BERITA.NEWS,Makassar- Bank Indonesia (BI) terus mengedukasi dan meningkatkan literasi masyarakat akan berbagai kebijakan dan produk digitalisasi sistem pembayaran. Terbaru, menggelar QRIS Jelajah Indonesia 2024.

Acara ini diselenggarakan secara serentak di 46 Kantor Perwakilan Bank Indonesia Dalam Negeri. QRIS Jelajah Indonesia 2024 merupakan sebuah flagship campaign yang dikemas dalam metode unkonvensional.

Adanya kompetisi dimana peserta akan melakukan berbagai misi dalam rangka kampanye inisiatif digitalisasi sistem pembayaran serta misi pembuatan konten digital kreatif.

Inisiatif ini tidak hanya mengakomodasi perluasan QRIS namun juga perluasan digitalisasi sistem pembayaran lainnya seperti BI-FAST, Kartu Kredit Indonesia, Elektronifikasi, Cinta Bangga Paham Rupiah dan dibarengi cara bertransaksi yang aman.

Agar terhindar dari aspek Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme, Manajemen Risiko, Keamanan dan Ketahanan Siber serta tentunya Pelindungan Konsumen.

Rangkaian kegiatan di Sulawesi Selatan dibuka secara resmi oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Rizki Ernadi Wimanda, di Anjungan Pantai Losari pada 12 Juli 2024.

Dalam sambutannya, Rizki mengatakan bahwa penguatan literasi menjadi kunci untuk memperluas adopsi pembayaran digital dan tentunya aman didukung dengan berbagai inovasi fitur, kebijakan dan berbagai program.

Kegiatan ini diikuti oleh 15 tim atau 45 peserta yang telah diseleksi dari lebih dari 200 orang pendaftar.

“Animo pendaftar di Sulsel merupakan salah satu yang tertinggi. Kami berkolaborasi dengan para generasi muda Sulawesi Selatan yang kreatif dan inovatif untuk memperluas akseptasi pembayaran digital guna mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif,”ujar Rizki.

Setelah dilepas secara resmi, seluruh peserta menjalankan 5 buah misi aspek diatas, dimulai dari Kota Makassar. Untuk mendukung program pemerintah “Kota Makan Enak”.

Peserta diajak mengedukasi masyarakat, khususnya pemilik dan pengunjung rumah makan, mengenai Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah.

Baca Juga :  Gabungan BPR Disetujui, OJK Targetkan Industri Lebih Sehat dan Efisien

Meski transaksi digital terus bertumbuh, sebagian masyarakat masih mengandalkan uang fisik dalam kesehariannya sehingga sangat penting untuk mengenali uang Rupiah asli.

Lebih lanjut, para peserta juga berlomba- lomba untuk menukarkan uang lusuh, cacat, dan rusak dengan Uang Layak Edar sehingga masyarakat semakin nyaman bertransaksi.

Bergerak sejauh 180 kilometer ke arah utara, peserta kemudian ditantang untuk mengedukasi masyarakat Sidenreng Rappang mengenai pelindungan konsumen BI serta mitigasi risiko siber dalam transaksi digital.

Lewat misi ini, masyarakat diajarkan untuk tidak menyebar data pribadi, mengambil tindakan yang perlu apabila terkena penipuan online, tidak mempercayai penipu yang berpura-pura menjadi entitas terpercaya, hingga menghindari link informasi atau aplikasi mencurigakan.

Dengan begitu, kepercayaan dan minat masyarakat akan transaksi non tunai tetap terjaga, bahkan ditingkatkan.

Tidak lengkap rasanya, apabila tidak mengunjungi Kawasan Toraja, destinasi wisata unggulan yang terkenal akan keindahan alam dan kekayaan budayanya sekaligus ujung dari QRIS Jelajah. Peserta menempuh jarak 220 kilometer untuk mencapai tempat ini dari Sidrap.

Di sini, peserta mengeksplor berbagai objek wisata andalan sekaligus mengajak masyarakat mengenal QRIS dan BI-FAST, khususnya fitur-fitur terbaru seperti QRIS Cross-Border, QRIS Tuntas (Tarik, Transfer dan Setor), hingga proxy address BI-FAST.

Tidak ketinggalan, turis-turis mancanagera juga diajak untuk mencoba pengalaman bertransaksi berbasis QR dan meminta tanggapan mereka mengenai keunggulan QRIS dibandingkan sistem pembayaran ritel di negaranya. Ini sekaligus menjadi dua misi terakhir yang diselesaikan peserta pada 14 Juli yang lalu.

Secara total, kelima belas tim telah melalui 10 kota/kabupaten, dari Makassar, Sidenreng Rappang, Toraja Utara, dan kembali ke Makassar atau dengan total jarak lebih dari 800 kilometer untuk menggaungkan berbagai produk transaksi retail digital dan cara aman bertransaksinya.

Tentunya, Bank Indonesia akan memberikan apresiasi dengan total puluhan juta Rupiah bagi tim yang berhasil menjalankan misi dengan kuantitas dan kualitas terbaik.

Bahkan, tim yang meraih juara 1 akan berkesempatan mewakili peserta se-Sulawesi, Maluku, dan Papua untuk menerima hadiah langsung di Jakarta dari Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia pada perhelatan FEKDI x KKI di bulan Agustus nanti.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Nuansa Alam dan Cita Rasa Rumahan, RM Jabar Resto & Cafe Jadi Destinasi Kuliner di Sinjai

18 April 2026 - 19:56 WITA

Rumah Makan

Road To Pekan Reksa Dana, APRDI dan OJK Perkuat Sosedu Bersama Media di Makassar

17 April 2026 - 20:50 WITA

Gabungan BPR Disetujui, OJK Targetkan Industri Lebih Sehat dan Efisien

16 April 2026 - 09:51 WITA

SPBU di Sinjai Kena Sanksi, Solar Subsidi Dihentikan Sementara: Pertamina Perketat Pengawasan

26 Maret 2026 - 20:44 WITA

bbm subsidi

Ketua MA Resmi Lantik Anggota Dewan Komisioner OJK

26 Maret 2026 - 11:08 WITA

Trending di Ekobis