Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Ekobis

Presiden “Groundbreaking” Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Pertama di Asia Tenggara

badge-check

					Presiden RI Joko Widodo. ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden/Lukas/am Perbesar

Presiden RI Joko Widodo. ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden/Lukas/am

BERITA.NEWS, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pabrik baterai kendaraan listrik pertama di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara, yang berlokasi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, senilai 1,1 miliar dolar AS.

“Kita patut bersyukur hari ini bisa menyaksikan groundbreaking pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik pertama di Indonesia, dan bahkan yang pertama di Asia Tenggara,” kata Presiden Jokowi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, seperti ditayangkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (15/9/2021).

Jokowi mengatakan pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik ini menjadi bukti keseriusan pemerintah untuk melakukan hilirisasi industri, dan mengubah struktur ekonomi domestik yang selama ini berbasis komoditas mentah, menjadi berbasis proses industrialisasi.

Indonesia, kata Jokowi, memiliki cadangan nikel terbesar di dunia. Jika dikelola secara baik, Presiden meyakini dalam 3-4 tahun ke depan, Indonesia dapat menjadi produsen utama produk-produk barang berbasis nikel seperti baterai litium, baterai listrik, atau baterai kendaraan listrik.

Baca Juga :  PLN Icon Plus Dukung Layanan Andal pada Retret DPRD di Lembah Tidar Magelang

Hilirisasi industri nikel, kata Presiden, akan meningkatkan nilai tambah bijih nikel secara signifikan. Jika diolah menjadi cell baterai, maka nilai bijih nikel akan meningkat 6-7 kali lipat. Sedangkan jika diolah menjadi mobil listrik, maka nilai tambah bijih nikel akan meningkat 11 kali lipat.

“Oleh karena itu pengembangan industri baterai juga akan meningkatkan daya tarik indonesia sebagai negara tujuan investasi dari industri turunan yang gunakan baterai seperti investasi motor listrik, bus listrik dan mobil listrik,” kata Jokowi.

Pabrik baterai kendaraan listrik perdana yang akan mulai dibangun ini dikelola oleh PT. HKML Battery Indonesia.

“Dan dengan mengucap bismillahirrohmanirrohim, hari ini groundbreaking pabrik baterai kendaraan lisrik PT. HKML Battery Indonesia saya nyatakan dimulai,” kata Presiden Jokowi.

Turut hadir dalam groundbreaking pabrik baterai kendaraan lisrik itu antara lain Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Menteri BUMN Erick Thohir dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

  • ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

PLN Icon Plus Dukung Layanan Andal pada Retret DPRD di Lembah Tidar Magelang

24 April 2026 - 07:34 WITA

PLN Icon Plus Perkuat Profesionalitas Karyawati melalui Program Awareness di Hari Kartini

23 April 2026 - 20:04 WITA

Investor Global Abu Dhabi Ports Group Lirik Potensi Investasi Makassar New Port

23 April 2026 - 11:36 WITA

Nuansa Alam dan Cita Rasa Rumahan, RM Jabar Resto & Cafe Jadi Destinasi Kuliner di Sinjai

18 April 2026 - 19:56 WITA

Rumah Makan

Road To Pekan Reksa Dana, APRDI dan OJK Perkuat Sosedu Bersama Media di Makassar

17 April 2026 - 20:50 WITA

Trending di Ekobis