Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Posting Hina Presiden di Medsos, Warga Takalar Diamankan

badge-check

					Kapolres Takalar AKBP Gany Alamsyah Hatta saat gelar Press Conference di halaman Mapolres. (BERITA.NEWS/Abdul Kadir). Perbesar

Kapolres Takalar AKBP Gany Alamsyah Hatta saat gelar Press Conference di halaman Mapolres. (BERITA.NEWS/Abdul Kadir).

BERITA.NEWS, Takalar – Seorang warga pengguna Media Sosial (Medsos) terpaksa berurusan dengan Kepolisian Resort (Polres) Takalar.

SF (17) diamankan karena telah memposting ujaran kebencian dan menghina Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di group Media Sosial (Medsos) Facebook.

Akun Facebook milik Syafri Mis Apcd menuliskan kata-kata ujaran kebencian dan provokasi terhadap Presiden RI Joko Widodo pada group Kabar Takalar.

Akun diposting pada 27 September 2019 menuliskan ‘Bagi mahasiswa setuju gak kalo Jokowi dibunuh dan dibakar’.

“Pelaku sudah kami amankan kemarin sekitar pukul 10.00 malam setelah memposting di akun miliknya di salah satu group Facebook Kabar Takalar,” beber Kapolres Takalar AKBP Gany Alamsyah Hatta saat menggelar Press Conference di halaman Mapolres, Rabu (2/10/2019).

Kapolres juga menjelaskan pelaku kesal dan tidak setuju atas UU revisi yang baru.

“Kesal dan tidak setuju dengan UU revisi bahwa ayam masuk pekarangan rumah denda 10 juta dan suami paksa istri denda 10 juta,” jelas Gany

Dalam hal ini Kapolres Takalar AKBP Gany Alamsyah Hatta menghimbau kepada pengguna Medsos agar berhati-hati dan bijak dalam menyebar sesuatu yang belum jelas.

“Bijaklah dalam memposting sesuatu di media sosial dan berhati hati sebar yang belum pasti diketahui apa makna informasi yang belum jelas jangan sampai dikatakan Hoax,” ungkap Kapolres.

  • Abdul Kadir

Loading

Comments

Baca Lainnya

Tuduh AS Ingkari Komitmen Negosiasi, Iran Tutup Kembali Selat Hormuz

18 April 2026 - 19:12 WITA

Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Komersial Kembali Normal

18 April 2026 - 08:32 WITA

Bikin Resah, Aliansi Keluarga Petani Indonesia Laporkan Feri Amsari ke Polda Metro Jaya

17 April 2026 - 19:45 WITA

Iran Gulung 35 Orang Jaringan Mata-mata Mossad di Enam Provinsi

17 April 2026 - 05:24 WITA

China Turun Tangan, Dorong Dialog AS-Iran Redam Konflik Timur Tengah

16 April 2026 - 10:20 WITA

Trending di News