Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Ekobis

Perkembangan Ekonomi Sulsel 2024 Ditopang 3 Lapangan Usaha Ini

badge-check

					Kepala KPw Bank Indonesia (BI) Rizki Ernadi Wimanda paparkan perkembangan ekonomi Sulsel (Dok) Perbesar

Kepala KPw Bank Indonesia (BI) Rizki Ernadi Wimanda paparkan perkembangan ekonomi Sulsel (Dok)

BERITA.NEWS,Makassar- Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan (KPw) Sulawesi Selatan (Sulsel) paparkan perkembangan ekonomi Sulsel selama tahun 2024 tercatat pada triwulan IV 2024 capai 5,18 pesen (yoy).

Kepala BI KPw Sulsel Rizki Ernadi Wimanda mengatakan laju pertumbuhan ekonomi Sulsel ini pada Triwulan IV ini meningkat dibanding Triwulan III 2024 sebesar 5,08 persen (yoy).

“Perekonomian Sulsel termasuk dalam 10 perekonomian daerah terbesar di Indonesia. Ekonomi Sulsel 2024 tumbuh 5,02 persen yoy, lebih tinggi dari tahun sebelumnya 4,51 persen yoy,” ucapnya.

Rizki Ernadi Wimanda mengatakan peningkatan ekonomi Sulsel pada triwulan IV 2024 terutama ditopang oleh Lapangan Usaha (LU) Pertanian dan LU Perdagangan.

“Hal ini seiring peningkatan produksi padi pasca dampak El Nino di tahun sebelumnya, serta momentum penyelenggaraan Pemilu serentak yang mendorong perdagangan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Rizki mengatakan Ekonomi Sulsel tahun 2024 tumbuh lebih tinggi dibandingkan tahun 2023, terutama di LU Pertanian, LU Perdagangan, dan LU Industri Pengolahan.

Baca Juga :  Road To Pekan Reksa Dana, APRDI dan OJK Perkuat Sosedu Bersama Media di Makassar

“Pertanian tumbuh lebih tinggi seiring dengan fenomena El Nino yang telah berakhir, serta peningkatan produksi padi dan perikanan.

Perdagangan meningkat didorong dengan Pemilu dan Pilkada Serentak. Industri Pengolahan meningkat sejalan dengan kinerja industri,” ungkapnya.

Selain itu, perkembangan inflasi di Sulsel hingga akhir tahun 2024 masih terkendali di angka 1,23 persen (yoy), hingga akhir Januari 2025 lalu berada di angka 0,10 persen.

Meski begitu, BI KPw Sulsel menilai prospek inflasi 2025 berada pada angka 2,5 persen. Sedangkan pertumbuhan ekonomi berada di perkiraan 4,8 persen – 5,6 persen.

“Adapun faktor yang dapat mempengaruhi ekonomi Sulsel tahun ini, yaitu Produksi pertanian yang lebih baik didukung peningkatan alokasi pupuk subsidi Sulsel.

Konsumsi domestik yang tetap kuat ditopang kenaikan UMP 2025 yang lebih tinggi, serta prospek investasi yang terjaga seiring pembangunan PSN Baru (Peternakan Sapi, KI Takalar),” ungkapnya.

Faktor lainnya yakni, Normalisasi konsumsi Pemerintah pasca momentum tahun politik dan arahan efisiensi anggaran tahun 2025. Penyesuaian Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untukkomoditas beras dan jagung guna mendorong serapan Bulog dan mendukung ketahanan pangan.

“Dan Prospek harga emas global yang tetap tinggi dapat memicu tekanan inflasi komoditas emas perhiasan,” pungkasnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Road To Pekan Reksa Dana, APRDI dan OJK Perkuat Sosedu Bersama Media di Makassar

17 April 2026 - 20:50 WITA

Gabungan BPR Disetujui, OJK Targetkan Industri Lebih Sehat dan Efisien

16 April 2026 - 09:51 WITA

SPBU di Sinjai Kena Sanksi, Solar Subsidi Dihentikan Sementara: Pertamina Perketat Pengawasan

26 Maret 2026 - 20:44 WITA

bbm subsidi

Ketua MA Resmi Lantik Anggota Dewan Komisioner OJK

26 Maret 2026 - 11:08 WITA

Bagaimana Mekari Jurnal Mendorong Digitalisasi Sistem Keuangan Hingga 100%

25 Maret 2026 - 01:42 WITA

Bagaimana Mekari Jurnal Mendorong Digitalisasi Sistem Keuangan
Trending di Ekobis