Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Peringati Bulan Peduli Kanker, Aisyiyah dan Dinkes Bantaeng akan Gelar launching Pink-Blue Day

badge-check

					PD Aisyiyah Kabupaten Bantaeng, Aidah Pakkanna (kanan) dan Co-MAMPU Aisyiyah Bantaeng, Widya Hastuti. (BERITA.NEWS/Saharuddin). Perbesar

PD Aisyiyah Kabupaten Bantaeng, Aidah Pakkanna (kanan) dan Co-MAMPU Aisyiyah Bantaeng, Widya Hastuti. (BERITA.NEWS/Saharuddin).

BERITA.NEWS, Bantaeng – Pimpinan Daerah Aisyiyah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng bakal menyelenggarakan launching Palliative care dan Pink-Blue Day pada Minggu, 20 Oktober 2019 mendatang.

“Pink-Blue Day itu diselenggarakan setiap tahun berjalan sejak 2015 lalu,” kata Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Bantaeng, Aidah Pakkanna.

Seperti diketahui, pink-blue day merupakan representasi dalam memperingati bulan peduli kanker payudara dan kanker serviks yang digelar tiap Oktober tahun berjalan.

Diketahui pula Aisyiyah memang gencar menggalakkan penyadaran terhadap masyarakat akan bahaya penyakit. 

Bukan hanya soal kesehatan, Aisyiyah juga kerap berbagi ilmu seputaran isu-isu yang berkembang di tengah masyarakat, mulai dari sosial hingga ekonomi.

Pink-Blue Day sendiri bakal digelar jajaran Aisyiyah mulai dari pusat hingga daerah. Di Kabupaten Bantaeng, PD Aisyiyah bersama Program MAMPU dan Dinkes Bantaeng akan melaunching Palliative Care atau perawatan paliatif tingkat Kabupaten.

Baca Juga :  HBP ke-62, Rutan Masamba Perkuat Komitmen Pelayanan Prima

“Perawatan paliatif ini adalah tim yang bekerja untuk pendampingan terhadap pasien. Karena pasien kan semasa perawatan banyak dukungan yang mereka butuhkan, mulai dari sosial, psiko sosial, spiritual dan juga bisa dibantu dari segi finansial. Makanha kami bekerjasama beberapa instansi seperti Baznas kami dibantu juga,” kata Co-MAMPU Aisyiyah Bantaeng, Widya Hastuti.

Hastuti menyebut, serangkaian kegiatan telah dilakukan semasa pengenalan perawatan paliatif sampai nantinya bakal melaunching itu. 

Dia menyebut, Puskesmas Bissappu sudah ada yang ditetapkan menjadi tim perawatan paliatif.

“Kami sudah bekerja di ranah desa dan kecamatan sebelum kami menyentuh tingkat Kabupaten. Jadi tim paliatif ini sudah ada yang terbentuk di Puskesmas Bissappu, di Sinoa masih tahap penyusunan juga dan sudah ada pembagian tugasnya,” kunci dia.

  • Saharuddin

Loading

Comments

Baca Lainnya

Pengamanan May Day Diperketat, Polres Maros Siapkan Ini

29 April 2026 - 09:32 WITA

HBP ke-62, Rutan Masamba Perkuat Komitmen Pelayanan Prima

27 April 2026 - 17:57 WITA

Gerobak Usaha Hasil Pembinaan Ramaikan HBP ke-62 di Rutan Barru

27 April 2026 - 17:40 WITA

Sipropam Polres Maros Ingatkan Personel Bijak Bermedsos

27 April 2026 - 10:10 WITA

Cegah Bentrok Meluas, Polsek Lau Damaikan Dua Kelompok Pemuda di Maros

25 April 2026 - 16:25 WITA

Trending di Daerah