Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Palopo-Luwu

Peringatan Hari Jadi Luwu ke-753, Ini Pesan Penting Basmin Mattayang

badge-check

					Bupati Luwu H Basmin Mattayang. Perbesar

Bupati Luwu H Basmin Mattayang.

BERITA.NEWS, Luwu – Bupati Luwu Basmin Mattayang mengungkapkan kegembiraan sekaligus rasa sedihnya di tengah peringatan Hari Jadi Luwu ke-753 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu ke-75.

Kegembiraan akan sebuah kemerdekaan yang dirasakan masyarakat Tana Luwu dan spirit dari sebuah peringatan hari jadi. Di tengah rasa itu, menurutnya ada sebuah kesedihan.

“Tana Luwu dalam sebulan terakhir kehilangan beberapa tokoh terbaik, Pak Bahrum Daido, Hatta To Parakasi, dr Mahdur. Bahkan Bupati Luwu Timur, sebelum meninggal dinyatakan positif Covid-19 meski akhirnya telah dinyatakan negatif, kita kehilangan mereka, kita kehilangan masyarakat kita, itu semua karena Covid-19,” ujarnya.

Disampaikan Bupati Luwu dua periode ini, ajal adalah sebuah takdir Ilahi yang tidak terelakan. Di balik semua itu, dalam menjalani kehidupan perlu adanya ikhtiar untuk hidup sehat dan menjauhkan diri dari bencana dan penyakit.

“Kita melihat sudah ratusan ribu masyarakat Indonesia yang terpapar Covid-19, banyak diantaranya meninggal dunia termasuk masyarakat kita di Tana Luwu. Di momen ini, mari kita bersatu untuk saling menjaga demi kelangsungan hidup kita,” ujarnya.

Dikatakan Basmin Mattayang, semangat persatuan dari para pendahulu, pejuang Tana Luwu, yang telah mengorbankan banyak hal termasuk nyawa mereka demi sebuah kebebasan dari belenggu penjajah, demi sebuah kemerdekaan, harus menjadi contoh dan spirit masyarakat Tana Luwu dalam menghadapi Pandemi Covid-19 saat ini.

“Samangat ini harus kita contoh, mari kita sedikit berkorban akan kebebasan kita, kebebasan dari aktivitas kita seperti biasa dengan membatasi diri di luar rumah, kebebasan dari kebiasaan lama dengan patuh pada protokol kesehatan, tidak melakukan perayaan, pesta yang menimbulkan kerumunan, disiplin menggunakan masker, ini demi sebuah cita-cita besar terbebas dari Covid-19,” serunya.

Di tengah situasi pandemi saat ini tentu pula berdampak pada kehidupan ekonomi masyarakat, kehidupan sosial bahkan kehidupan beragama.

“Tetap beraktivitas di tengah pandemi namun patuhi protokol kesehatan. Mungkin sejumlah kebijakan pemerintah dirasa sulit, utamanya terkait usaha dan perdagangan, sektor pariwisata dan perhotelan bahkan usaha kecil dan menangah. Kehidupan sosial bahkan kehidupan beragama menjadi terbatasi. Namun yakinlah, pemerintah berihtiar untuk kebaikan bangsa dan masyarakatnya, inilah bentuk pengorbanan kita dan semangat berjuang di tengah pandemi,” pesannya.

“Akhirnya saya mengucapkan selamat Hari Jadi Luwu ke-753 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu ke-75. Semoga masyarakat Tana Luwu segera terbebas dari Covid-19 dan terhindarkan dari bencana, hidup bahagia dan sejahtera, hidup rukun berdampingan, Aamiin,” doa Basmin Mattayang.

  • MUH ASRI

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Gaungkan Zero Halinar, Barang Sitaan Dimusnahkan Tanpa Sisa

20 April 2026 - 13:17 WITA

Rutan Masamba Gelar Aksi Bersih Lingkungan Peringati HBP ke-62

8 April 2026 - 11:30 WITA

bersih-bersih

Razia Besar di Lapas Palopo, Barang Terlarang Disita, Tapi Ada yang Nihil

7 April 2026 - 15:49 WITA

razia

Rutan Masamba Gelar Tes Urine dan Penggeledahan Gabungan, Seluruh WBP Negatif Narkoba

7 April 2026 - 08:00 WITA

tes urine

Tak Disangka! Ratusan Petugas & WBP Lapas Palopo Jalani Tes Narkoba, Ini Hasilnya

6 April 2026 - 22:21 WITA

tes urine
Trending di Palopo-Luwu