Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Pentingnya Mengenalkan Pendidikan Seks Sejak Dini, Ini yang Dilakukan SMP 49 Makassar

badge-check

					Dokter Lili Ratnawati memaparkan pemahaman kepada siswi SMPN 49 Makassar tentang kewanitaan dan pergaulan bebas. (BERITA.NEWS/Abdul Kadir). Perbesar

Dokter Lili Ratnawati memaparkan pemahaman kepada siswi SMPN 49 Makassar tentang kewanitaan dan pergaulan bebas. (BERITA.NEWS/Abdul Kadir).

BERITA.NEWS, Makassar – Guna menghindari anak anak usia dini dari pergaulan bebas khususnya di kalangan peserta didik (pelajar), SMP Negeri 49 Makassar menggelar pendidikan Seks di lingkup Sekolah Jalan Syech Yusuf Katangka.

Dengan menghadirkan dua pemateri salah satunya Dokter spesialis dari Universitas Gadjah Mada Jogjakarta peserta didik SMPN 49 Makassar dibekali ilmu-ilmu yang dapat menghindari maraknya pergaulan seks pada usia dini.

Kepala Sekolah SMPN 49 Makassar Ikhsan mengatakan dirinya mengadakan pendidikan seks karena memang diperlukan guna memberikan pengetahuan kepada anak anak apalagi marak terjadi soal pelecehan sexsual, pergaulan bebas dilingkungan masyarakat.

“Tujuannya untuk memperkenalkan sejak dini bahaya yang ditimbulkan akibat pergaulan bebas bagi peserta didik khusunya yang ada di SMPN 49 Makassar,” kata Iksan saat ditemui, Rabu (13/11/2019).

Dia juga menjelaskan dengan hadirnya pemateri Dokter spesialis, peserta didik dapat memahami bahayanya pergaulan bebas.

“Dengan adanya Pendidikan Seks ini, kami berharap semoga anak anak bisa mengambil pelajaran hingga terhindar dari bahaya pelecehan seks dan juga terhindar dari perilaku penyimpanan seks,” ungkap Ikhsan.

Baca Juga :  Heboh Video Panas Mirip Anggota DPRD Enrekang, PKB Siapkan Investigasi

Ada beberapa metode pembelajaran yang diberikan pemateri, seperti Dokter Lili Ratnawati SpOG kepada peserta didik membahas soal kewanitaan, Bullying, pelecehan seksual dan cara memahami pertemanan yang sehat.

“Peserta didik kita bagi dua, ada yang laki-laki dan perempuan. Disini mengajarkan mengenai kesehatan reproduksi. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menyadarkan pentingnya kesehatan reproduksi sehingga tindakan pelecehan seksual maupun penyakit menular dapat dicegah, ” ucapnya.

Menurutnya, pendidikan seks yang dilaksanakan SMPN 49 dinilai bagus. Anak usia dini ini penting diberikan informasi yang benar dan bagaimana mereka berdiri pada gendernya.

“Ini bagus untuk mendirikan informasi, setidaknya memberikan salah satu sarana anak mendapat informasi yang benar, pertemanan yang sehat. Kalau nggak kita saranai kan dia akan cari sendiri yang susah untuk di filter oleh orang tua,”  ungkapnya.

Dokter lili Ratnawati juga terdaftar sebagai anggota organisasi masyarakat persaudaraan muslimah (Salimah) Cabang Lutim ini mengatakan, selain pendidikan ini, peran orang tua juga penting dalam pergaulan bebas anak usia seperti SMPN 49 Makassar.

“Bekal ilmu dari pendidikan ini tidak luput dari peran seorang orang tua juga atau guru,” sebut Alumnus Gadjah Mada Jogjakarta.

  • Abdul Kadir

Loading

Comments

Baca Lainnya

Munafri Pastikan Makassar Siap Tuan Rumah MTQ KORPRI 2026, Pembukaan 24 Agustus

30 April 2026 - 14:44 WITA

Tinjau Urban Farming di Tamalate–Wajo, Munafri Targetkan Kemandirian Pangan

30 April 2026 - 12:26 WITA

Rakor Reformasi Pertanahan, Munafri: Pentingnya Legalitas Aset Daerah

29 April 2026 - 18:15 WITA

Lepas JCH Makassar, Munafri Ingatkan Jaga Niat dan Kesehatan

29 April 2026 - 13:38 WITA

RW 01 Kompleks CV Dewi Dinilai Layak Wakili Makassar di Lomba Satkamling Tingkat Polda Sulsel

29 April 2026 - 07:05 WITA

Trending di Makassar