Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Pemdes di Jeneponto Dilatih Kelola Keuangan Desa

badge-check

					Workshop Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa di Jeneponto. (Foto: Ist/ Humas) Perbesar

Workshop Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa di Jeneponto. (Foto: Ist/ Humas)

BERITA.NEWS, Jeneponto — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto menyelenggarakan workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa.

Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa berlangsung pada Selasa, 12 Desember 2023 di Ruang Pola Panrannuangta Kantor Bupati Jeneponto.

Workshop tersebut bekerjasama dengan Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP Provinsi Sulawesi Selatan.

Workshop yang dibuka oleh Bupati Jeneponto Iksan Iskandar ini menghadirkan empat narasumber yakni Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Koordinator Kejati Sulsel, Kepala Kanwil Perbendaharaan Sulawesi Selatan dan Inspektorat Sulsel.

Dalam laporannya, Ketua Panitia yang juga Korwas Akuntabilitas Pemerintah Daerah 1 Tony Royke J Supit mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda kegiatan BPKP.

Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas para Kepala Desa dan aparatur Desa di dalam mengelola keuangan desa.

“Sebanyak 82 Kepala Desa dan 11 Camat selaku peserta dalam workshop ini,” kata Tony.

Bupati Iksan Iskandar dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang pihak BPKP dan para narasumber serta sangat menyambut baik dan berterimakasih atas dilaksanakannya kegiatan ini di Jeneponto.

Secara administratif Kabupaten Jeneponto terdiri dari 11 Kecamatan, 82 Desa dan 31 Kelurahan, yang secara geografis terbagi ke dalam 3 kawasan wilayah, yakni wilayah pesisir, dataran rendah dan pegunungan.

“Seluruh desa memiliki potensi unggulan, seperti di sektor perikanan kelautan, pertanian, perkebunan, peternakan, pariwisata dan berbagai sektor lainnya,” kata Bupati Iksan

Baca Juga :  Bikin Resah, Aliansi Keluarga Petani Indonesia Laporkan Feri Amsari ke Polda Metro Jaya

Dijelaskannya pula bahwa perkembangan desa di Jeneponto berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) pada tahun 2023, di Kabupaten Jeneponto terdapat 3 Desa Mandiri, dan 79 Desa Berkembang.

“Alhamdulillah sudah tidak ada lagi desa dengan kategori Desa Tertinggal,” ujarnya.

Dikatakannya pula bahwa Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa telah memberikan amanat dan kewenangan otonomi dalam rangka mempercepat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di desa.

Kedudukan tersebut tentunya didukung dengan sumber-sumber pembiayaan yang memadai, termasuk sumber-sumber pendapatan di desa.

Salah satu sumber pembiayaan tersebut adalah Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (ADD).

Para Kepala Desa diberikan kewenangan untuk mengelola. Sehingga kewenangan tersebut harus dibarengi dengan komitmen.

Karena ketika kewenangan ditambah dengan komitmen, maka akan menghasilkan transparansi dan akuntabilitas.

Untuk itu, melalui workshop ini diharapkan dapat memberi masukan, pemahaman dan peningkatan kapasitas Kepala Desa, sehingga tidak ada masalah-masalah terkait pengelolaan keuangan, apalagi perbuatan dan kebijakan yang melanggar norma hukum dan perundang-undangan.

“Saya minta agar workshop ini diikuti dengan baik, sehingga memberi manfaat yang sebesar-besarnya dan dapat diterapkan di masing-masing Desanya,” harap Bupati Iksan.

Ia pun menitip pesan kepada stakeholder di kecamatan dan desa untuk tetap semangat dan bekerja sesuai ketentuan.

“Di akhir kepemimpinan saya. Saya titip pesan, untuk terus bekerja dengan baik, terus bersemangat membangun desa, dan bekerja sesuai pedoman dan ketentuan yang berlaku,” ucap Bupati dua periode ini.

Sebagai rangkaian dari workshop tersebut, Bupati Jeneponto didampingi perwakilan Kepala BPKP Sulawesi Selatan dan para narasumber melaunching penggunaan aplikasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) Online Tahun 2024 dan penyerahan cinderamata.

 

Penulis: Muh Ikbal

Loading

Comments

Baca Lainnya

Tuduh AS Ingkari Komitmen Negosiasi, Iran Tutup Kembali Selat Hormuz

18 April 2026 - 19:12 WITA

Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Komersial Kembali Normal

18 April 2026 - 08:32 WITA

Bikin Resah, Aliansi Keluarga Petani Indonesia Laporkan Feri Amsari ke Polda Metro Jaya

17 April 2026 - 19:45 WITA

Iran Gulung 35 Orang Jaringan Mata-mata Mossad di Enam Provinsi

17 April 2026 - 05:24 WITA

China Turun Tangan, Dorong Dialog AS-Iran Redam Konflik Timur Tengah

16 April 2026 - 10:20 WITA

Trending di News