Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Politik

PDIP-Gerindra Bertemu, Tidak Bahas Soal Pemilu 2024

badge-check

					Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto dan Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani saat melakukan pertemuan di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta, Selasa (24/8/2021). (ANTARA/HO-PDIP) Perbesar

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto dan Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani saat melakukan pertemuan di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta, Selasa (24/8/2021). (ANTARA/HO-PDIP)

BERITA.NEWS, Jakarta – PDI Perjuangan dan Gerindra menyepakati untuk tidak membicarakan soal Pemilu 2024 dalam pertemuan keduanya yang berlangsung di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta, Selasa (24/8/2021).

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto usai pertemuan, di Jakarta, mengatakan ada masanya untuk membicarakan hal itu, dan yang penting saat ini adalah soal penanganan pandemi COVID-19.

“Untuk Pemilu 2024, kalau dari aspek ideologi kita sama-sama punya komitmen terhadap Pancasila. Nanti setelah pandemi ini bisa kita lewati bersama-sama, ada momentumnya, ada waktunya untuk membahas hal-hal tersebut. Karena skala prioritas adalah kepentingan rakyat, keselamatan bangsa, dan negara,” kata Hasto.

Sementara itu, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, mengatakan saat ini pihaknya dan PDIP memilih untuk membahas hal yang strategis, bukan terkait kepentingan politik.

“Makanya yang dibahas adalah kesepakatan mengenai Pancasila sebagai ideologi negara yang harus dijaga serta dilaksanakan,” ujarnya.

Kedua, lanjut dia, PDIP dan Gerindra bicara tentang perlunya dukungan kepada pemerintah dalam menangani pandemi COVID-19 karena situasi saat ini sangat tidak mudah sehingga posisi pemerintah perlu dikuatkan.

Ia mengatakan perlu ada penguatan pemerintah, minimal yang dimiliki adalah kekuatan politik di DPR RI. Itu yang akan diberikan terus-menerus kepada pemerintah dalam penanganan pandemi COVID-19.

“Kami tidak bicara yang lain (Pemilu 2024, red) karena menurut kami keselamatan rakyat, keselamatan negara di atas segala-galanya. Keselamatan kita semua, harus terus menjadi negara yang kuat bersatu. Itu sebabnya kami berdua hanya bicara masalah pandemi CoVID-19, karena menurut kami ini adalah hal yang paling vital,” papar Muzani.

  • ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

Baru Bebas dari Penjara, Nasib Kursi DPRD Kamrianto Menggantung! Ini Kata BK

18 Maret 2026 - 20:02 WITA

kamrianto

Diam-Diam Sambangi Warga, Patudangi Azis Salurkan Sembako di 5 Titik Strategis Bulukumba–Sinjai

15 Maret 2026 - 20:50 WITA

sembako

Data Pemilih Dicek Satu per Satu! Bawaslu Bulukumba Terjunkan 5 Tim ke Lapangan

12 Maret 2026 - 23:00 WITA

data pemilih

Siap-siap! Siswa Madrasah di Bulukumba Bakal Terlibat Langsung Awasi Demokrasi

19 Februari 2026 - 19:20 WITA

mou

Ricuh Muktamar PPP! Ketua DPC Simeulue Buka Suara, Tetap Kompak Dukung H. Mardiono

29 September 2025 - 08:21 WITA

Muktamar
Trending di Politik