Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Metro

Pansus Angket Ungkap Indikasi Proyek Titipan Miliaran Rupiah Dipokja Satu Pemprov Sulsel

badge-check

					Pimpinan Pansus Hak Angket Dewan Kadir Halid. (BERITA.NEWS/KH). Perbesar

Pimpinan Pansus Hak Angket Dewan Kadir Halid. (BERITA.NEWS/KH).

BERITA.NEWS, Makassar – Pansus Hak Angket Dewan kembali menggelar sidang hadirkan anggota kelompok kerja (Pokja) Satu Biro Pembangunan Setda Sulsel yang tangani proyek konstruksi ingkup Pemprov yang dicurigai terjadi praktik KKN. Senin (5/8/2019).

Pimpinan Pansus Angket Kadir Halid menyebutkan ada  temuan pelanggaran dengan Pokja Satu ini, karena ke-lima anggota tersebut seharusnya tidak bertugas lagi dengan terbitnya SK baru Gubernur. Namun, sudah ada beberapa paket sudah dilelang.

“Ada beberapa paket yang sudah di selesaikan padahal dia bukan Pokja lagi. Kenapa itu terjadi, berarti amburadul di Pemerintahan ini. Ada SK Gubernur kenapa tidak di ganti mereka kok ini masih tugas,” ucapnya di Gedung Tower DPRD Sulsel.

Selanjutnya, kata Kadir berdasarkan laporan dari Plt Kepala Biro Pembangunan Setda Sulsel Haikal, dikatakan 5 orang Pokja Satu tersebut, pernah putus kontak atau tidak pernah memberikan laporan terkait proses tender. Padahal semua Pokja diharuskan memberikan laporan.

Baca Juga :  China Turun Tangan, Dorong Dialog AS-Iran Redam Konflik Timur Tengah

“Dia (Pokja Satu) juga tempatnya di lantai 5, terpisah dengan Pokja lain. Ini ada apa ini. Ada 90 paket konstruksi disini besar sekali. Ada paket yang sudah di selesaikan, baru dia bukan Pokja bukan kewenangan nya lagi dia,” ungkapnya.

Selain itu, dalam proses pemeriksaan Biro Pembangunan dan Pokja Satu tersebut, Pansus Hak Angket mencurigai ada beberapa proyek miliaran rupiah yang diduga merupakan titipan penguasa untuk memenangkan tender.

“(Soal indikasi proyek titipan) Misalnya ini, paket pembangunan ruas sambang tallasae Rp.13.3 M. Pembangunan ruas buah Toraja Rp.44 M. Nanti lagi habis ini ya,” pungkas Kadir.

  • KH

Loading

Comments

Baca Lainnya

Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Komersial Kembali Normal

18 April 2026 - 08:32 WITA

Bikin Resah, Aliansi Keluarga Petani Indonesia Laporkan Feri Amsari ke Polda Metro Jaya

17 April 2026 - 19:45 WITA

Iran Gulung 35 Orang Jaringan Mata-mata Mossad di Enam Provinsi

17 April 2026 - 05:24 WITA

China Turun Tangan, Dorong Dialog AS-Iran Redam Konflik Timur Tengah

16 April 2026 - 10:20 WITA

Blokade Memanas, Negara Teluk Desak AS Buka Jalur Diplomasi

15 April 2026 - 08:20 WITA

Trending di News