Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Bulukumba

Panen Raya di Bulukumba Bikin Geger! Produksi Padi Melonjak Tajam, Ini Rahasianya

badge-check

					Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf Hadiri Panen Raya yang digelar Kelompok Tani Bobo Jangang di Desa Bontoharu, Kecamatan Kindang. [Foto: Ist] Perbesar

Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf Hadiri Panen Raya yang digelar Kelompok Tani Bobo Jangang di Desa Bontoharu, Kecamatan Kindang. [Foto: Ist]

BERITA.NEWS, Bulukumba – Di tengah ancaman krisis pangan global yang kian menghantui, sebuah kabar mengejutkan justru datang dari Kabupaten Bulukumba. Produksi padi di daerah ini tiba-tiba melonjak drastis, bahkan mencapai dua kali lipat dari sebelumnya!

Momen ini terlihat jelas dalam kegiatan panen raya yang digelar Kelompok Tani Bobo Jangang di Desa Bontoharu, Kecamatan Kindang.

Panen tersebut tak hanya menjadi seremoni biasa, tetapi juga membuka fakta menarik di balik peningkatan hasil pertanian yang signifikan.

Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf atau yang akrab disapa Andi Utta, hadir langsung bersama jajaran penting, termasuk Dandim 1411 Letkol Inf Heraldo Tabasonda dan Sekda Ali Saleng.

Kehadiran mereka seakan menegaskan bahwa panen raya ini bukan sekadar kegiatan rutin.

Dalam sambutannya, Andi Utta mengungkapkan rasa syukur sekaligus kebanggaannya terhadap para petani yang dinilai berhasil “membalik keadaan”.

“Dulu hanya sekitar 3 ton per hektar, sekarang bisa mencapai 5 sampai 7 ton. Ini lompatan luar biasa,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Baca Juga :  Dari Lalu Lintas ke Mimbar MTQ, Bripda Ahriadi Personel Polres Bulukumba Tunjukkan Prestasi

Yang lebih mengejutkan, sebagian lahan yang kini menjadi percontohan ternyata merupakan lahan milik pribadi Bupati sejak 2018.

Lahan tersebut kini berkembang pesat dan menjadi bukti nyata bahwa perubahan metode bertani bisa membawa hasil besar.

Menurutnya, kunci keberhasilan ini terletak pada perubahan pola pikir petani. Dari cara konvensional menuju pendekatan modern yang lebih terukur dan berbasis teknologi.

Tak hanya itu, Andi Utta juga membongkar salah satu faktor penting yang sering diabaikan, yakni kondisi tanah.

Ia menekankan pentingnya menjaga tingkat keasaman (pH) tanah di atas angka 6 agar penyerapan nutrisi tanaman bisa optimal.

“Hal kecil seperti ini sering dianggap sepele, padahal dampaknya besar terhadap hasil panen,” jelasnya.

Di tengah kondisi dunia yang dibayangi krisis pangan dan ancaman perubahan iklim seperti El Nino, langkah Bulukumba ini dinilai menjadi contoh nyata bagaimana daerah bisa bertahan bahkan berkembang.

Bupati pun mengingatkan agar para petani tidak cepat berpuas diri. Ia meminta lahan yang telah dipanen segera diolah kembali agar siklus tanam tetap berjalan tanpa jeda.

“Jangan berhenti di sini. Ini harus jadi semangat baru untuk terus berinovasi,” tegasnya.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan pendampingan intensif dari Dinas Pertanian, Bulukumba kini optimistis mampu menjadikan sektor pertanian sebagai benteng utama menghadapi tantangan global.

 

Penulis: Syarif

Loading

Comments

Baca Lainnya

Dari Lalu Lintas ke Mimbar MTQ, Bripda Ahriadi Personel Polres Bulukumba Tunjukkan Prestasi

17 April 2026 - 21:19 WITA

mtq

BKAD Turun Tangan! Kendaraan Dinas OPD Pemkab Bulukumba Disisir, Ada yang Hilang?

13 April 2026 - 18:02 WITA

kendaraan-dinas

Sertijab Polres Bulukumba Digelar, 10 Perwira Polres Bulukumba Resmi Berganti

13 April 2026 - 17:47 WITA

sertijab

Eksekusi Dramatis di Ujung Loe Bulukumba, Rumah Dibongkar Pakai Ekskavator

8 April 2026 - 20:33 WITA

sengketa-lahan

Resmi Berlaku! Cara Baru Urus KTP di Bulukumba Bikin Warga Tak Perlu Antre Pagi-Pagi

7 April 2026 - 22:14 WITA

ktp
Trending di Bulukumba