BERITA.NEWS,Makassar– Ekonomi Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) di triwulan II tahun 2021 tumbuh sebesar 7,66 persen year-on-year (y-on-y). Angka itu berdasarkan data resmi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).
Plt Gubernur Andi Sudirman Sulaiman merasa bersyukur atas perekonomian yang alami perbaikan. Apalagi, pertumbuhan ekonomi disebutnya mengalami kontraksi sejak triwulan II-2020 hingga triwulan I 2021.

“Alhamdulillah pada triwulan II-2021 mulai tumbuh. Berdasarkan Berita Resmi Statistik oleh BPS, disebutkan Ekonomi Sulawesi Selatan triwulan II-2021 terhadap triwulan II-2020 tumbuh 7,66 persen (y-on-y). Ekonomi Sulawesi Selatan triwulan II-2021 terhadap triwulan sebelumnya tumbuh sebesar 7,44 persen (q-to-q),” ucapnya Jum’at (6/8/2021).
Lebih lanjut, Andi Sudirman mengatakan capaian pertumbuhan ekonomi Sulsel di pada kuartal kedua 2021 tersebut sekaligus melampaui capaian nasional.
“Alhamdulillah, ini salah satu pencapaian terbaik yang kita raih selama pandemi. Semoga upaya Pemulihan Ekonomi terus kita lakukan sembari menekan laju penularan Covid-19,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPS Sulsel Suntono mengatakan perekonomian Provinsi Sulsel diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan II-2021 mencapai Rp136,21 triliun dan atas dasar harga konstan 2020 mencapai Rp85,89 triliun.
“Ekonomi Provinsi Sulawesi Selatan triwulan II-2021 dibandingkan triwulan II-2020 tumbuh positif sebesar 7,66 persen (y-on-y),” kata Suntono.
Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Kategori Transportasi dan Pergudangan sebesar 73,95 persen. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah yang mengalami pertumbuhan sebesar 17,68 persen.
“Ekonomi Provinsi Sulawesi Selatan triwulan II-2021 dibandingkan triwulan I-2021 mengalami Kenaikan sebesar 7,44 persen (q-to-q),” jelasnya.
Selanjutnya, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Kategori Perdagangan besar dan eceran sebesar 19,70 persen. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Konsumsi Pemerintah sebesar 82,06 persen.
Meski Pandemi Covid-19 masih melanda dunia termasuk seluruh wilayah Indonesia, menurut Suntono, perekonomian Sulsel memperlihatkan adanya perbaikan.
Pertumbuhan ekonomi menurut Provinsi pada triwulan II-2021, Sulsel berada pada urutan ke 9 sebesar 7,66 persen (y-on-y). Pertumbuhan ini lebih baik dari tingkat nasional yang tumbuh 7,07 persen.
“Untuk peran (share) ekonomi 34 Provinsi terhadap nasional pada triwulan II-2021 sebesar 3,25 persen,” kata Suntono.
Diberitakan sebelumnya, Realisasi Investasi di Sulsel pada kuartal kedua ini juga alami pertumbuhan cukup signifikan. triwulan II 2021 sebesar Rp 3.9 Triliun. Jika di akumulasi Triwulan Pertama dan Kedua atau Januari – Juni capai Rp 10, 439 Triliun. Angka itu diklaim sudah lampaui target RPJMD 2018 – 2023 sebesar Rp 8 Triliun.
“Triwulan II 2020 dan 2021 menunjukkan peningkatan. Tahun 2020 sekitar Rp 3,75 T, ini alhamdulilah kita capai Rp 3,9 Triliun itu terjadi peningkatan dari apa yang telah dicapai Triwulan kedua 2020. Apalagi situasi pandemi ada PPKM, batasi pergerakan pelaku usaha termasuk didalamnya wilayah ada Lockdown,” kata Kepala DPM-PTSP Sulsel Jayadi Nas.
Andi Khaerul
![]()





























