Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Ekobis

OJK Sebut Catatan Kinerja Sektor Keuangan Sulampua di 2025 Terjaga Stabil Ditopang 3 Sektor Ini

badge-check

					Kepala OJK Sulselbar Moch Muchlasin (dok.) Perbesar

Kepala OJK Sulselbar Moch Muchlasin (dok.)

BERITA.NEWS,Makassar –  Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) menilai bahwa kinerja sektor jasa keuangan di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) hingga November 2025 tetap terjaga stabil.

Kepala OJK Sulselbar Moch Muchlasin mengatakan kondisi tersebut mencerminkan ketahanan sektor jasa keuangan regional dalam menghadapi dinamika perekonomian Sulampua, di tengah berbagai tantangan global dan domestik.

“Stabilitas sektor jasa keuangan Sulampua ditopang oleh kinerja yang relatif solid pada sektor Perbankan, Pasar Modal, serta Industri Keuangan Non Bank (IKNB),” ucapnya.

Menurut Muchlasin Ketiga sektor tersebut terus menjalankan fungsi intermediasi, menjaga kepercayaan masyarakat, serta memperluas akses layanan keuangan secara inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Gabungan BPR Disetujui, OJK Targetkan Industri Lebih Sehat dan Efisien

Hal ini berperan penting dalam menjaga kesinambungan aktivitas ekonomi daerah, mendukung pembiayaan sektor-sektor produktif, serta memperkuat ketahanan perekonomian regional dalam memasuki tahun 2026.

“Kinerja sektor Perbankan di wilayah Sulampua masih tetap berada pada kondisi stabil. Pada posisi November 2025, total aset perbankan tercatat tumbuh sebesar 4,26 persen (yoy) mencapai Rp572,44 triliun,” sebutnya.

Dari sisi penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) di Sulampua tumbuh sebesar 5,86 persen menjadi Rp362,46 triliun dengan struktur dana didominasi oleh Tabungan (share: 58,83 persen) dan Giro (share: 22,16 persen) dan Deposito (19,02 persen).

“Penyaluran kredit perbankan di Sulampua pada periode yang sama tercatat tumbuh sebesar 4,05 persen (yoy) dengan total mencapai Rp449,98 triliun, dengan share portofolio kredit produktif sebesar 47,94 persen dan kredit konsumtif sebesar 52,06 persen. Pertumbuhan kredit relatif tertahan seiring adanya kontraksi pada segmen kredit modal kerja,” pungkasnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Nuansa Alam dan Cita Rasa Rumahan, RM Jabar Resto & Cafe Jadi Destinasi Kuliner di Sinjai

18 April 2026 - 19:56 WITA

Rumah Makan

Road To Pekan Reksa Dana, APRDI dan OJK Perkuat Sosedu Bersama Media di Makassar

17 April 2026 - 20:50 WITA

Gabungan BPR Disetujui, OJK Targetkan Industri Lebih Sehat dan Efisien

16 April 2026 - 09:51 WITA

SPBU di Sinjai Kena Sanksi, Solar Subsidi Dihentikan Sementara: Pertamina Perketat Pengawasan

26 Maret 2026 - 20:44 WITA

bbm subsidi

Ketua MA Resmi Lantik Anggota Dewan Komisioner OJK

26 Maret 2026 - 11:08 WITA

Trending di Ekobis