Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Nurdin Abdullah Jamu Mahasiswa Pertukaran Pelajar Asal Jepang-Indonesia

badge-check

					Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah saat berfoto selpi dengan mahasiswa asal Ehime Jepang. Perbesar

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah saat berfoto selpi dengan mahasiswa asal Ehime Jepang.

BERITA.NEWS, Makassar – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menerima mahasiswa pertukaran pelajar Indonesia-Jepang, di Rumah Jabatan (Rujab), Jalan Jendral Sudirman Makassar, Minggu (23/2/2020).

Nurdin Abdullah berharap, semua mahasiswa pertukaran pelajar asal Jepang ini mengenal Indonesia lebih dalam, mulai dari budaya sampai dengan tempat-tempat destinasi wisata, terutama di Sulsel.

“Mereka datang kesini bukan hanya pertukaran pelajar, tapi mereka melihat tempat wisata di kita. Ajak mereka lihat orang buat kapal pinisi di Bulukumba, karena disana tidak ada orang buat kapal tanpa gambar. Bawa mereka pergi jalan-jalan di Pantai Bira Bulukumba nanti pulang bisa singgah di pantai Marina Bantaeng,” jelasnya.

Panitia sekaligus peserta pertukaran pelajar Indonesia-Jepang asal Indonesia, Meysi Azkiyah menjelaskan, program pertukaran pelajar ini bernama SUIJI ( Six Universities Indonesia Japan Initiative) sudah berlangsung sejak 2012 silam. SUIJI ini merupakan kerjasama Unhas, IPB, UGM, Ehime University, Kochi University dan Kagawa University.

Baca Juga :  Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko & 60 Armada

“Jadi mereka ini adalah gabungan dari beberapa Universitas dari Jepang. Programnya itu berlangsung selama kurang lebih tiga minggu, mereka datang sejak 17 Februari kemarin ke Indonesia untuk melakukan pengabdian (KKN),” jelas Meysi, di Rujab Gubernur Sulsel, Minggu 23 Februari 2020.

Meysi mengaku, sebelum 11 mahasiswa asal Jepang ke Indonesia, terlebih dahulu mahasiswa Indonesia yang berkunjung ke Jepang. Belajar tentang kedisiplinan, kebersihan dan menghargai orang lain.

“Mereka tidak senang terlambat, tidak suka orang lain menunggu. Kami banyak belajar bagaimana menghargai orang lain dan menghargai waktu,” kata Meysi.

Selanjutnya, mahasiswa Ehime University Jepang, Arata mengaku, sangat berkesan selama berada di Indonesia dan dirinya juga berharap dapat belajar banyak terutama apa masalah di Indonesia khususnya di Sulsel.

“Kesan pertama saya ini adalah sangat indah, saya merasa berterima kasih telah menyambut kami. Saya ingin melihat juga banyak permasalahan di sini yang bisa kami pelajari dari program ini. Selama program ini, bila kami bisa, kami ingin memberikan dampak kepada masyarakat lokal di Lakkang,” jelasnya.

. Andi Khaerul

Loading

Comments

Baca Lainnya

FGD Pengelolaan Sampah Makassar, DLH Siapkan Skema Sanitary Landfill

19 April 2026 - 20:20 WITA

Tak Lagi Gelap, 40 Lampu Solar Cell Terangi Kepulauan Makassar

19 April 2026 - 15:27 WITA

Panitia Ajak Alumni di Seluruh Indonesia Meriahkan Mubes IKA Unhas

18 April 2026 - 21:55 WITA

Waspada! Nama Wawali Makassar Aliyah Dicatut untuk Penipuan

18 April 2026 - 16:01 WITA

Mensos RI Tinjau Fasilitas Sekolah Rakyat MA 26 Makassar

18 April 2026 - 14:18 WITA

Trending di Makassar