Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Peristiwa

Nelayan Hilang Secara Misterius di Selayar, Ditemukan Tersangkut Karang dalam Kondisi Tragis

badge-check

					Nelayan Hilang Secara Misterius di Selayar, Ditemukan Tersangkut Karang dalam Kondisi Tragis Perbesar

BERITA.NEWS, Selayar — Perburuan waktu terjadi di perairan Pulau Tetera, Desa Majapahit, Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan Selayar.

Seorang nelayan bernama Misihaji (50) dilaporkan hilang setelah pergi memanah ikan, namun ditemukan dalam kondisi telah tak bernyawa dan kakinya tersangkut di karang, Kamis (23/10/2025) malam.

Kapolsek Pasimarannu, Iptu Hasan, turun langsung memimpin pencarian setelah keluarga korban panik karena sang nelayan tak kunjung pulang sejak berangkat melaut pagi pukul 09.00 WITA.

“Sore hari, sekira pukul 18.00 WITA, keluarga dan warga mulai mencari dan menemukan sampan korban hanyut sekitar 100 meter dari bibir pantai Majapahit,” ujar Iptu Hasan.

Gerak cepat polisi dan warga pun membuahkan hasil. Pukul 21.15 WITA, tubuh Misihaji akhirnya ditemukan mengambang di laut dengan kondisi yang mengundang pilu.

Jenazah langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Desa Lamantu. Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat epilepsi yang diduga kambuh saat ia sedang memanah ikan.

Keluarga Misihaji, termasuk istri dan tiga anaknya, ikhlas menerima kejadian ini dan menolak dilakukan autopsi karena meyakini kematian korban murni disebabkan penyakit yang dideritanya.

Kapolsek Pasimarannu bersama personel Polsek juga hadir mengantar kepergian almarhum ke tempat peristirahatan terakhir di Pemakaman Umum Desa Bonerate, Jumat (24/10/2025).

Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP Didid Imawan, memberikan apresiasi atas respons cepat personel Polsek Pasimarannu yang terjun bersama warga dalam proses pencarian.

“Respons cepat seperti ini bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat,” tegas Kapolres.

Ia juga menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban.

“Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga diberi kekuatan serta kesabaran.”

Sebagai langkah pencegahan, Kapolres mengingatkan para nelayan agar tidak melaut seorang diri, terutama jika memiliki riwayat kesehatan tertentu.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Kami akan terus bersinergi dengan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat di laut,” pungkasnya.

Kejadian ini menjadi pengingat bahwa laut selalu menyimpan risiko. Warga nelayan diimbau tetap waspada, agar tragedi serupa tak lagi terulang.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Api Melalap 4 Rumah di Sinjai Saat Dini Hari, Kerugian Capai Rp500 Juta

13 April 2026 - 05:33 WITA

damkar-sinjai

Diteror Usai Ungkap Dugaan Mafia BBM Subsidi, Jurnalis di Sinjai Dihadang OTK

12 April 2026 - 22:20 WITA

bbm-subsidi

Drama Kamar Kos di Selayar: Dari Rencana Perbaikan Pipa Hingga Hilangnya Emas 13 Gram

11 April 2026 - 17:16 WITA

kamar kos

Tangis Pecah Jelang Magrib, Begini Kronologi Petani di Sinjai Meninggal Usai Disambar Petir

9 April 2026 - 20:03 WITA

tersambar petir

Tragedi di Tengah Sawah, Kahar Warga Sinjai Selatan Tewas Saat Cuaca Ekstrem, Diduga Tersambar Petir

9 April 2026 - 19:44 WITA

tersambar petir
Trending di Peristiwa