Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Nasdem Isyaratkan Bertarung di Pilkada Selayar, Ady Ansar: Kalau Ada Perintah Partai, Saya Maju.

badge-check

					Nasdem Isyaratkan Bertarung di Pilkada Selayar, Ady Ansar:  Kalau Ada Perintah Partai, Saya Maju. Perbesar

BERITA.NEWS, Makassar – Partai Nadem DPD Selayar hingga saat ini belum usulkan dua nama bakal calon Bupati yang sudah kembalikan formulir pendaftaran. Prof Akbar Silo dan Wakil Bupati (Wabup) Petahana Zainuddin.

Ketua DPD Partai Nadem Selayar Ady Ansar mengatakan, dua nama tersebut belum diminta oleh DPW. Sehingga, masih tertahan di Kabupaten. Bupati Selayar Basli Ali yang dikabarkan bakal ikut bergabung. Rupanya, tak kembalikan formulir.

Sehingga hanya ada dua nama yang tercatat jadi bakal calon Bupati dari DPD Nasdem Selayar. Meski begitu, kata Ady Bupati Selayar itu masih punya kans besar gabung dengan partainya. Jika meminta rekomendasi langsung DPW.

Meski begitu, Wakil Ketua Komisi C DPRD Sulsel itu mengaku partainya bisa saja ikut bertarung di Pilkada Selayar. Melawan Petahana, ketika diakhir Basli Ali tidak ada keinginan bergabung bersama Nadem.

Baca Juga :  Blokade Memanas, Negara Teluk Desak AS Buka Jalur Diplomasi

“Kemarin dikasi kesempatan kembalikan Dokumen, tapi tidak kembalikan. Kita lihat perkembangan kedepan. Siapa tahu, saya saya juga mau maju. Kan masih banyak waktu. Apa lagi kalau ada Perintah partai,” ucapnya di Gedung Tower DPRD Sulsel. Rabu (27/11/2019).

Sikap Basli Ali yang tak mau kembalikan formulir pendaftaran di DPD Nasdem Selayar. Seperti, tak menghormati prosedur yang ada. Namun, itu dinilai Ady Ansar bukan jadi soal. 

“Kalau dia tidak mau ngapain kita mau dorong diri baru dia nda mau. Jangan juga, dan ternyata terakhir misalnya tidak mau gunakan Nasdem, tentu kita punya kewajiban mendukung siapa. Itu saja sebenarnya,” ujarnya.

“Ada saja peluang. Tapi kan, saya secara pribadi sebagai ketua dengan tidak kembalikan formulir berarti tidak mau.Bukan ji tidak hormati, barang kali tidak mau gunakan Nasdem.Barangkali,” pungkasnya.

  • Andi Khaerul.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Bikin Resah, Aliansi Keluarga Petani Indonesia Laporkan Feri Amsari ke Polda Metro Jaya

17 April 2026 - 19:45 WITA

Iran Gulung 35 Orang Jaringan Mata-mata Mossad di Enam Provinsi

17 April 2026 - 05:24 WITA

China Turun Tangan, Dorong Dialog AS-Iran Redam Konflik Timur Tengah

16 April 2026 - 10:20 WITA

Blokade Memanas, Negara Teluk Desak AS Buka Jalur Diplomasi

15 April 2026 - 08:20 WITA

Ngopi Bareng Warga, Kapolrestabes Makassar Serap Aspirasi dan Perkuat Kamtibmas di Tallo

14 April 2026 - 12:07 WITA

Trending di News