Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Mentan SYL Dorong Petani Manfaatkan Alsintan Canggih

badge-check

					Menteri Pertanian saat mengunjungi Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BBPadi) di Jalan Raya Patok Besi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin (16/12/2019). (Kementerian Pertanian) Perbesar

Menteri Pertanian saat mengunjungi Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BBPadi) di Jalan Raya Patok Besi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin (16/12/2019). (Kementerian Pertanian)

BERITA.NEWS, Jakarta – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mendorong para petani khususnya di wilayah Subang, Jawa Barat, dapat memanfaatkan alat dan mesin pertanian (alsintan) canggih sehingga produktivitas meningkat dan waktu penanaman padi dapat lebih efisien.

Hal itu disampaikan Mentan saat mengunjungi Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BBPadi) di Jalan Raya Patok Besi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin (16/12).

Mentan pun melihat langsung deretan mesin-mesin canggih robot tanam seperti Traktor Aotonomos dan Mesin Drone penebar padi yang memiliki kapasitas 15 kilogram.

“Dengan teknologi, saya berharap tidak mendengar adanya penurunan produksi di Kabupaten Subang. Gunakanlah alat canggih yang ada ini dan pakailah benih hebat ini, supaya kita bisa ekspor. Kita harus serius dalam mengurus pertanian ini,” kata SYL melalui keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (17/12), seperti dilansir dari Antara.

SYL mengatakan, penggunaan teknologi diharapkan mampu meningkatkan produksi padi di Kabupaten Subang pada tahun-tahun mendatang.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Subang Ruhimat berjanji akan mempertahankan Kabupaten Subang sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Ia berharap para penyuluh, petani dan pihak lainnya bersama-sama membangun gerakan pertanian modern untuk mendukung ketahanan pangan.

“Dengan BBPadi dan inovasi pertanian di Subang, saya optimis kehadiran bapak membawa semangat kepada Subang untuk terus menjadi wilayah lumbung padi nasional,” kata Ruhimat.

Ada pun pengelolaan padi yang dilakukan BBPadi Kementan sudah menggunakan mekanisasi dan teknologi berbasis Internet of Thing (loT), Cyber-physical System, dan Management Information System.

Basis teknologi ini diterapkan pada mesin-mesin Drone, Robot Tanam, Traktor Perahu atau Boat tractor dan Traktor Roda Crawler Otomatis.

Selain itu, BBPadi juga telah menerapkan teknologi “sheet pipe system” untuk mengatur tata air sehingga berjalan efektif dalam mendukung peningkatan hasil gabah terutama pada musim kemarau.

Hasil produksi yang dihasilkan di antaranya beras merah inpara 24, beras jelateng, beras padjadjaran agriran dan beras inpari 33.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

Trending di Nasional