Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Mengenang Perjuangan Pahlawan, Pemuda Ballasaraja Gelar Teaterikal

badge-check

					Mengenang Perjuangan Pahlawan, Pemuda Ballasaraja Gelar Teaterikal Perbesar

Kelompok pemuda Ballasaraja  yang tampil pada drama kolosal

BERITA.NEWS, Bulukumba – Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-47 Tahun, Sabtu (17/8/2019) beragam kegiatan diselenggarakan, utamanya yang datang dari unsur pemerintah.

Datang dari pelosok Kabupaten Bulukumba, di Sarajoko, Lingkungan Bontorihu, Kelurahan Ballasaraja, Kecamatan Bulukumpa, ada kelompok pemuda yang menggelar moment kemerdekaan dengan cara yang berbeda.

Kegiatan drama kolosal pemuda Sarajoko ini juga dilaksanakan malam hari, pada  detik-detik memasuki 17 Agustus 2019, sekitar pukul 23.45 Wita, Jumat (16/8/2019) malam.

Kelompok pemuda menggelar drama kolosal yang dikemas dalam bentuk teater kemerdekaan yang mengenang pejuang Republik Indonesia dalam merebut kemerdekaan dari tangan penjajah.

Memanfaatkan lahan pekarangan rumah warga, properti yang digunakan juga diambil dari alam sekitar. Seperti daun kelapa, bambu untuk obor, hingga pernak pernik lainnya.

Baca Juga :  Pengamanan May Day Diperketat, Polres Maros Siapkan Ini

Tak hanya itu, pemeran yang diambil jiga bukan dari kelompok teater profesional, namun diperankan oleh masyarakat setempat, dari pelajar hingga orang dewasa yang berjumlah lebih dari 10 orang.

“Kami menyampaikan hal yang berbeda. Kami ingin melibatkan warga secara langsung untuk mengenang kemerdekaan ini. Utamanya generasi, agar mereka lebih tau bagaimana perjuangan para pahlawan menumpas penjajah,” ujar Rahmat, inisiator acara.

Idul, sutradara teaterikal mengaku jika drama kolosal mengambil tema perjuangan penjajah merebut kemenangan di tangan Belanda setelah menguasai Indonesia selama 350 Tahun.

“Diakhir, pahlawan perempuan Indonesia berhasil menguasai kota dan membunuh kapten Mallaby, dan mengibarkan Merah puth di tengah kota,” ujar Idul.

Lurah Ballasaraja yang hadir mengaku sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Apalagi diinisiasi oleh pemuda.

Menurutnya,  mengenang kemerdekaan dengan cara tersebut memang langka dilakukan, apalagi pertama kali di Ballasaraja.Diakhir acara, tamu undangan dihibur dengan persembahan puisi oleh Widya Purnamasari dan Nuraeni yang merupakan tenaga pendidik MtsN Tanete, Bulukumba.

M Idul

Loading

Comments

Baca Lainnya

Pengamanan May Day Diperketat, Polres Maros Siapkan Ini

29 April 2026 - 09:32 WITA

HBP ke-62, Rutan Masamba Perkuat Komitmen Pelayanan Prima

27 April 2026 - 17:57 WITA

Gerobak Usaha Hasil Pembinaan Ramaikan HBP ke-62 di Rutan Barru

27 April 2026 - 17:40 WITA

Sipropam Polres Maros Ingatkan Personel Bijak Bermedsos

27 April 2026 - 10:10 WITA

Cegah Bentrok Meluas, Polsek Lau Damaikan Dua Kelompok Pemuda di Maros

25 April 2026 - 16:25 WITA

Trending di Daerah