Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Karhutla di Jambi, Begini Kata Muhammad Syafrudin

badge-check

BERITA.NEWS, Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI Muhammad Syafrudin menjelaskan bahwa dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi masih banyak problem yang dihadapi.

Salah satu kendala yang dihadapi yaitu masalah kurangnya perlengkapan dan peralatan untuk memadamkan api, hal ini dikarenakan anggaran yang masih sangat minim.

“Setelah mendengarkan pemaparan dari mitra kerja, memang alokasi anggaran di kementerian dan lembaga untuk mengatasi problem (karhutla) ini masih minim, ke depan harus bersama-sama bertanggung jawab untuk memberikan hasil yang maksimal,” ujar Syafrudin saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI beberapa waktu lalu.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menambahkan bahwa permasalahan karhutla yang terjadi di Jambi dan sejumlah wilayah Indonesia harus segera dibuat jalan keluarnya, agar tidak terjadi lagi setiap tahunnya. “Persoalan kebakaran hutan ini tiap tahun selalu terjadi, harusnya kita harus sudah bersiap bagaimana agar kebakaran hutan tidak terjadi lagi di tiap tahunnya,” tambahnya.

Baca Juga :  China Turun Tangan, Dorong Dialog AS-Iran Redam Konflik Timur Tengah

Syafrudin mengatakan agar ke depan regulasi dan undang-undang yang mengatur karhutla tidak saling tumpang tindih, supaya tidak saling membuat bingung satgas-satgas di lapangan. Ia meminta seluruh pihak terkait untuk duduk bersama-sama menyatukan visi, sehingga jika terjadi karhutla, harus bisa diambil tindakan secepatnya.

“Dan juga anggaran, jangan sampai ada item-item pada APBN yang tidak bisa digunakan untuk mengatasi karhutla. Kita harus melihat flexibility, sehingga (anggaran dan regulasi) bisa membantu kemudahan satgas dalam melaksanakan tugas di lapangan, dan tidak berbenturan dengan peraturan yang berlaku,” tutup legislator dapil Nusa Tenggara Barat I ini.

Muhammad Srahlin

Loading

Comments

Baca Lainnya

Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Komersial Kembali Normal

18 April 2026 - 08:32 WITA

Bikin Resah, Aliansi Keluarga Petani Indonesia Laporkan Feri Amsari ke Polda Metro Jaya

17 April 2026 - 19:45 WITA

Iran Gulung 35 Orang Jaringan Mata-mata Mossad di Enam Provinsi

17 April 2026 - 05:24 WITA

China Turun Tangan, Dorong Dialog AS-Iran Redam Konflik Timur Tengah

16 April 2026 - 10:20 WITA

Blokade Memanas, Negara Teluk Desak AS Buka Jalur Diplomasi

15 April 2026 - 08:20 WITA

Trending di News