Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Kampus II UMI Pecah, Sekretariat MAPALA Dibakar Massa

badge-check

					Kampus II UMI Pecah, Sekretariat MAPALA Dibakar Massa Perbesar

BERITA.NEWS, Makassar – Kericuhan kembali pecah di Kampus II Universitas Muslim Indonesia (UMI). Massa serang dan membakar Sektretariat Mahasiswa Pencinta Alam (MAPALA). Senin (18/11/2019).

Insiden tersebut, diduga buntut dari penikaman berujung maut. Salah satu anggota organisasi daerah (organda) Bone atau akrab disebut Lamellong, Andi Fredi yang juga Mahasiswa Fakultas Hukum UMI.

Oknum pembunuhan, diduga libatkan UKM MAPALA. Meski sebelumnya telah dibantah. Namun, kecurigaan semakin menguak usai pihak rektorat keluarkan putusan, non aktifkan UKM tersebut hingga waktu yang tak ditentukan.

Olehnya itu, penyerangan kelompok massa yang disebut dari organda Bone itupun pecah sekitar pukul 15.30 sore tadi. Mereka masuk ke Kampus II UMI, menuju Sekretariat MAPALA. Aksi pengrusakan dan pembakaran pun dilancarkan.

Baca Juga :  China Turun Tangan, Dorong Dialog AS-Iran Redam Konflik Timur Tengah

Beruntung, saat massa tengah lakukan aksinya, sekretariat MAPALA sedang kosong. Sehingga, tak ada korban jiwa. Polisi yang turun dilokasi pun tidak bisa berbuat banyak, menghalau massa yang mulai anarkis.

“Banyak sekali massanya mungkin dari kampus luar ada juga masuk. Bom molotov, parang dan badik ada semua. Ini sudah terang-terangan menyerang,” kata salah satu mahasiswa UMI angkatan 2016 ini yang enggan disebut namanya.

Saat ini situasi kondisi Kampus II UMI berangsur membaik. Massa pun sudah mundur. Aparat kepolisian dengan senjata lengkap siaga lakukan pengamanan.

  • KH

Loading

Comments

Baca Lainnya

Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Komersial Kembali Normal

18 April 2026 - 08:32 WITA

Bikin Resah, Aliansi Keluarga Petani Indonesia Laporkan Feri Amsari ke Polda Metro Jaya

17 April 2026 - 19:45 WITA

Iran Gulung 35 Orang Jaringan Mata-mata Mossad di Enam Provinsi

17 April 2026 - 05:24 WITA

China Turun Tangan, Dorong Dialog AS-Iran Redam Konflik Timur Tengah

16 April 2026 - 10:20 WITA

Blokade Memanas, Negara Teluk Desak AS Buka Jalur Diplomasi

15 April 2026 - 08:20 WITA

Trending di News