Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Kabiro Umum Pesimis, Dewan Targetkan PAD 2020 Sebesar Rp2,5 Miliar

badge-check

					Pembahasan RAPBD 2020 di Komisi A Gedung Tower DPRD Sulsel. (BERITA.NEWS/Andi Khaerul). Perbesar

Pembahasan RAPBD 2020 di Komisi A Gedung Tower DPRD Sulsel. (BERITA.NEWS/Andi Khaerul).

BERITA.NEWS, Makassar – DPRD Sulsel kebut Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD). Semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diharuskan paparkan capaian serapan anggaran dan program 2020 mendatang. Kamis (28/11/2019).

Ada yang menarik, saat pembahasan RAPBD 2020 di Komisi A. Hadirkan Biro Umum dan Perlengkapan Setda Sulsel. Tawar-menawar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sedikit berjalan alot. Dari Rp 772 Juta yang diusulkan, dewan meminta dinaikkan diatas Rp 1 Miliar.

Berbagai alasan pun dilontarkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Umum dan Perlengkapan. Setda Sulsel Idham Kadir menolak jika target PAD naik 100 persen dari usulan yang diajukan. Apalagi, kata dia banyak sumber pendapatan belum bisa dimaksimalkan, karena masih pengerjaan.

“Kita ketuk, Naikan target pendapatan. Kalau bisa Rp 772 juta, kita naikkan target ada beberapa hal sumber pendapatan. Wisma negara, saya punya pandangan bgtu. Informasi TAPD. Yang ditargetkan lebih tinggi lagibRp 3.45 M,” kata Ketua Komisi A Selle KS Dalle.

Baca Juga :  Tuduh AS Ingkari Komitmen Negosiasi, Iran Tutup Kembali Selat Hormuz

Legislator Partai Demokrat itu, mengaku. Harusnya, yang sudah ditetapkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) langsung diketuk palu, tidak ada lagi tawar- menawar.

Namun, Kepala Biro Umum masih enggan untuk menerima, target PAD tahun 2020 tersebut.

“Ini angka dari TAPD mestinya saya langsung ketuk palu dari TAPD. Karena banyak yang sudah menghitung. Sudah dilihat aset yang berpotensi sumbang pendapatan,” sebutnya.

Sementara itu, Idham Kadir mengatakan aset yang berpotensi penyumbang PAD. Masih dinilai belum maksimal. Seperti, wisma negara, selama tahun 2019. Baru sekali penyewaan. Balai Kartini untuk gedung pernikahan juga masih perbaikan.

“Nda bisa mungkin, dibawah Rp 1 M. Apalagi banyak yang lagi pengerjaan.Kalau yang masuk di akal bisa Rp 1 M sampai Rp 1.5 M. Bagaimana cara penganalisian sehingga bisa naik signifikan begitu,” sanggahanya.

Meksi begitu, setelah melalui diskusi panjang serta kesepakatan semua anggota komisi A. Target PAD Biro Umum dan Perlengkapan Setda Sulsel tahun 2020 disepakati sebesar Rp 2.5 miliar. Mau tidak mau harus diterima. “Iya, saya rasa bisa pak,” pungkas Idham.

  • Andi Khaerul.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Pertamina Kaji Ulang Harga BBM Termasuk Pertamax

19 April 2026 - 19:15 WITA

Lebanon Selatan Kembali Membara, 1 Tentara Israel Tewas 9 Terluka

19 April 2026 - 15:58 WITA

Tuduh AS Ingkari Komitmen Negosiasi, Iran Tutup Kembali Selat Hormuz

18 April 2026 - 19:12 WITA

Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Komersial Kembali Normal

18 April 2026 - 08:32 WITA

Bikin Resah, Aliansi Keluarga Petani Indonesia Laporkan Feri Amsari ke Polda Metro Jaya

17 April 2026 - 19:45 WITA

Trending di News