Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Bulukumba

Jangan Jadikan Guru Alat Politik, JMS: Mereka Ajarkan Kita Baca Tulis, Sepatutnya Dihargai

badge-check

					Jangan Jadikan Guru Alat Politik, JMS: Mereka Ajarkan Kita Baca Tulis, Sepatutnya Dihargai Perbesar

BERITA.NEWS, BULUKUMBA – Calon Bupati Bulukumba, Jamaluddin M Syamsir (JMS), angkat bicara mengenai peran penting guru di tengah masyarakat yang seringkali terabaikan.

Dalam sebuah pertemuan dengan masyarakat di Desa Swatani, Kecamatan Rilau Ale, JMS menyoroti bagaimana guru, yang merupakan pilar utama dalam mencerdaskan bangsa, kerap kali menjadi korban politik praktis, terutama menjelang Pemilu dan Pilkada.

JMS menegaskan bahwa guru bukan hanya pengajar, tetapi juga pendidik yang berperan penting dalam membentuk karakter generasi muda pelanjut masa depan Bulukumba.

Ia menyayangkan kerap kali adanya praktik-praktik politik yang memanfaatkan posisi guru untuk kepentingan politik tertentu, atau bahkan menjadikan mereka korban pergantian kekuasaan.

“Guru adalah sosok yang mengajarkan kita membaca dan menulis, serta membimbing kita untuk menjadi pribadi yang berpengetahuan dan berakhlak. Mereka seharusnya dihormati, bukan dijadikan korban politik,” ujar Jamaluddin dalam sambutannya.

Ia menambahkan bahwa guru berperan penting dalam membangun pondasi moral dan intelektual masyarakat. Oleh karena itu, Jamaluddin berjanji jika dirinya terpilih sebagai Bupati Bulukumba, ia akan memastikan kesejahteraan dan perlindungan terhadap guru, agar mereka dapat menjalankan tugasnya tanpa intervensi politik.

Baca Juga :  Dari Lalu Lintas ke Mimbar MTQ, Bripda Ahriadi Personel Polres Bulukumba Tunjukkan Prestasi

“Guru harus bebas dari tekanan politik. Tugas mereka adalah mendidik, bukan menjadi alat politik. Kita perlu memberikan penghargaan dan perlindungan bagi mereka, karena tanpa guru, kita tidak akan bisa mencapai apa yang kita miliki sekarang,” tegasnya.

Jamaluddin juga mengajak masyarakat untuk lebih menghargai peran guru, serta mendorong pemerintah daerah untuk memberikan perhatian lebih terhadap kesejahteraan para pendidik, termasuk peningkatan gaji, perlindungan sosial, dan kesempatan pengembangan profesional yang lebih baik. Menurutnya, investasi terhadap guru adalah investasi untuk masa depan Bulukumba yang lebih cerah.

“Jika kita ingin Bulukumba maju, kita harus mulai dari pendidikan. Dan pendidikan yang berkualitas hanya bisa tercapai jika para guru kita dihargai dan didukung penuh,” tutup Jamaluddin.

Ia menilai bahwa seorang pemimpin yang baik harus melindungi profesi guru dan memberikan mereka kebebasan untuk fokus pada tugas utamanya, yaitu mendidik.

“Saat ini, kita sering melihat para guru dipaksa memilih atau terlibat dalam kepentingan politik. Ini tidak benar. Tugas mereka adalah mencerdaskan anak bangsa, bukan terlibat dalam perseteruan politik,” terang JMS.

Jamaluddin berharap, di masa depan, guru akan mendapat tempat yang lebih terhormat dalam masyarakat dan tidak lagi menjadi korban dari dinamika politik yang sering kali mengesampingkan kepentingan pendidikan.

“Saya ingin memastikan bahwa di bawah kepemimpinan saya, para guru di Bulukumba akan bebas dari tekanan politik dan bisa mengajar dengan tenang,” lanjut JMS. (*)

Loading

Comments

Baca Lainnya

Dari Lalu Lintas ke Mimbar MTQ, Bripda Ahriadi Personel Polres Bulukumba Tunjukkan Prestasi

17 April 2026 - 21:19 WITA

mtq

BKAD Turun Tangan! Kendaraan Dinas OPD Pemkab Bulukumba Disisir, Ada yang Hilang?

13 April 2026 - 18:02 WITA

kendaraan-dinas

Sertijab Polres Bulukumba Digelar, 10 Perwira Polres Bulukumba Resmi Berganti

13 April 2026 - 17:47 WITA

sertijab

Eksekusi Dramatis di Ujung Loe Bulukumba, Rumah Dibongkar Pakai Ekskavator

8 April 2026 - 20:33 WITA

sengketa-lahan

Resmi Berlaku! Cara Baru Urus KTP di Bulukumba Bikin Warga Tak Perlu Antre Pagi-Pagi

7 April 2026 - 22:14 WITA

ktp
Trending di Bulukumba