Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Metro

Jakarta Barat Akan Ubah Lumpur Saluran Air Jadi Bata Beton

badge-check

					Sejumlah alat berat melakukan pengerekan sampah dan sedimen lumpur di Kali Mukevart Daan Mogot, Jakarta Barat, Rabu (6/9/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/hp. Perbesar

Sejumlah alat berat melakukan pengerekan sampah dan sedimen lumpur di Kali Mukevart Daan Mogot, Jakarta Barat, Rabu (6/9/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/hp.

BERITA.NEWS, Jakarta – Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) berencana akan mengubah lumpur hasil galian saluran air menjadi bata beton (conblock).

“Kita sedang kaji bersama beberapa ahli dari beberapa universitas. Apakah lumpur-lumpur ini bisa dimanfaatkan dan cocok untuk pembuatan ‘conblock’,” kata Camat Kembangan Joko Mulyono saat dihubungi di Jakarta, Kamis (28/10/2021).

Kegiatan pemanfaatan lumpur dari saluran air itu akan dilaksanakan oleh jajaran Kecamatan Kembang, Jakarta Barat.

Munculnya ide pemanfaatan ini, lanjut Joko, bermula dari banyaknya temuan lumpur di beberapa saluran kawasan Kembangan saat dilakukan pembersihan.

Joko pun memilih untuk memanfaatkan kembali lumpur tersebut dibandingkan membuangnya langsung ke tempat pembuangan.

Lebih lanjut, setelah proses pengkajian selesai, Joko dan beberapa pihak lainnya akan memantau volume lumpur yang ditemukan di dalam saluran.

Setelah itu pihaknya akan mempertimbangkan proses pengolahan lumpur tersebut menjadi bata beton.

Pihaknya bahkan sudah memetakan wilayah mana yang direncanakan akan dijadikan tempat pengolahan lumpur.

“Rencananya tempatnya di blok 35 dekat Pasar Jabon. Di sana ada tempat yang agak luas,” kata Joko.

Jika seluruh proses berjalan dengan lancar, Joko memperkirakan pengerjaan awal akan dimulai pada Januari 2022.

Nantinya, hasil pengolahan tersebut akan dijual hingga dipakai untuk pembangunan fasilitas warga.

“Jika sudah produksi banyak akan kita manfaatkan secara ekonomis, namun untuk awal mungkin kita gunakan untuk pembangunan sendiri,” kata Joko.

  • ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

Cindy Rizap Buka Suara, Fokus Jalankan Ibadah di Bulan Suci Ramadan

13 Maret 2026 - 22:08 WITA

Kades Viral Banjarnegara Bongkar 5 Tanda Dana Desa Diduga Dikorupsi, Warganet Heboh!

20 Desember 2025 - 20:26 WITA

dana desa

Komisaris PT Satria Motor Indonesia Beberkan Peran dan Tanggungjawab Direksi di Perusahaan

6 Mei 2025 - 22:29 WITA

Korban Penganiayaan Selebram Chandrika Chika Ngaku Tulang Bahu Masih Sakit

14 Maret 2025 - 06:50 WITA

Bahas Soal Pengelolaan Investasi di Makassar, Andi Zulkifly Raih Gelar Doktor Administrasi Publik Unhas Predikat Cumlaude

11 Februari 2025 - 16:37 WITA

Trending di Metro