Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Ini Jurus Kepala Lapas IIA Narkotika Sungguminasa Membangun Suasana Positif

badge-check

					Kepala Lapas Narkotika IIA Sungguminasa, Andi Mohammad Syarif Bc (Akbar) Perbesar

Kepala Lapas Narkotika IIA Sungguminasa, Andi Mohammad Syarif Bc (Akbar)

BERITA.NEWS, Gowa- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa memiliki cara agar warga binaannya aktif dalam mengasah kemampuan dan keahliannya masing-masing.

Seperti keahlian dalam mendalami keagamaan dan kratifitas lainnya.

Tentu, gebrakan itu tak lepas dari peran Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa, Andi Mohammad Syarif Bc.

Dia membuat warga binaan Lapas Narkotika Sungguminasa
menjadi aktif dalam mengasah kemampuan dan keterampilan.

Seperti halnya membuat para narapidana mengenal lebih dekat agamanya masing masing.

Sebut saja Dimas (29) salah satu salah satu warga binaan terpidana Narkoba, saat itu Dimas divonis hukuman selama 4 tahun dan 6 bulan di Pengadilan Negeri (PN) Makassar. Tidak lama lagi Dimas akan segera bebas secara murni.

Selama menjalani hukumannya, Dimas baru merasakan kesejukan disaat Andi masuk menjabat Kalapas Narkotika Sungguminasa atau biasa juga disebut Lapas Bollangi, yang dimana menurutnya secara perlahan suasana di Lapas berubah drastis.

“Saat pergantian kepala lapas dan pak andi masuk secara perlahan suasana berubah,” kata Dimas kepada BERITA.NEWS, Selasa
(18/7/2023).

Baca Juga :  Demo Memanas di Gowa! Massa Kepung Kantor DPRD, Desak Pansus Usut Dugaan Pelanggaran

Melakukan pendekatan Rohani adalah salah satu gebrakan tersendiri dari Andi, Dimas menceritakan saat dirinya pertama kali mengenal Al-quran hingga melaksanakan sholat 5 waktu secara rutin.

“Awalnya saya belum pernah menyentuh Al-quran dan alhamdulillah saat ini saya sudah rutin juga sholat lima waktu,” tambah Dimas.

Sementara itu, Andi menyampaikan bahwa yang dia lakukan bukanlah apa apa. Tanpa kerjasama seluruh petugas lapas semua program yang dibuatnya tidak akan terealisasi.

“Lapas bollangi yang ada sekarang sebenarnya bukan saya sendiri yang membangun suasananya, kawan kawan yang yang bertugas sekarang juga jelas terlibat,” ujarnya.

Dalam penyampaiannya, Andi mengaku selalu meminta agar seluruh warga binaan untuk ikuti program. Yang dimana berbagai program positif telah diterapkan untuk kebaikan bersama.

Andi juga menambahkan bahwa program religi adalah program yang menurutnya dasar perubahan perbuatan, untuk mengubah pola pikir buruk menjadi baik.

“Saya tidak banyak permintaan, saya hanya selalu menyampaikan kepada mereka (warga binaan) untuk ikuti program karena program dasar untuk mengubah sikap adalah mengenal agama masing masing,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, sebelum menjabat kalapas bollangi, pria kelahiran Buol Leok itu bertugas sebagai kalapas di Abepura Kota Jayapura, Provinsi Papua.

  • (Akbar)

 

 

Loading

Comments

Baca Lainnya

Intip Sosok Iptu Haryanto, Jabat Kasat Reskrim Takalar

21 April 2026 - 22:27 WITA

Serah terima jabatan Iptu Haryanto sebagai kasat Reskrim Polres Takalar. Foto: Ist.

Mahasiswa Gowa: Inisial BK Disebut “Biang Kerok” Persoalan Daerah

21 April 2026 - 16:13 WITA

Fahim Jenlap Poros Pemuda Berlawan (Pemula) yang melakukan unjuk rasa didepan kantor Bupati Gowa. Foto: Ist

Demo Memanas di Gowa! Massa Kepung Kantor DPRD, Desak Pansus Usut Dugaan Pelanggaran

21 April 2026 - 13:49 WITA

Zero Halinar Digencarkan, Rutan Barru Gelar Tes HIV Serentak bagi Warga Binaan

20 April 2026 - 15:42 WITA

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Trending di Daerah