Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Ekobis

Inflasi Sulsel per Juli Meningkat, BI Ingatkan Pemda Operasi Pasar

badge-check

					Kepala BI Sulsel Rizki Ernadi Wimanda (dok) Perbesar

Kepala BI Sulsel Rizki Ernadi Wimanda (dok)

BERITA.NEWS,Makassar- Bank Indonesia (BI) mencatat persentase inflasi di Sulsel alami peningkatan secara month to month (mtm) dari Juni 0,29 persen ke Juli 0,61 persen.

Kepala BI Sulsel Rizki Ernadi Wimanda mengatakan inflasi year to date telah betada di atas target indikatif dalam 4 bulan terakhir.

“Inflasi di Sulsel secara yoy masih oke. Tapi secara mtm itu tidak. Maret april dan Juni masih Merah. Ytd nya masih Merah,” ucapnya.

BI Sulsel mencatat seluruh Kabupaten dan Kota İndeks Harga Konsumen (IHK) telah melewati target inflasi ytd per Juli 2025.

“Inflasi tahun kalender (ytd) Kota Parepare merupakan yang tertinggi. Secara MTM bulanan Kota Palopo tertinggi. Oleh nya itu diperlukan pengendalian stabilitas inflasi Pangan melalui operasi pasar,” jelas Rizki.

Adapun data perkembangan inflasi spasial kota IHK di Sulsel per Juli 2025 terdapat 8 Kabupaten dan Kota masih zona Merah.

“Yang masih merah secara mtm itu Sidrap, Wajo, Kota Parepare, Makassar, Palopo , Luwu Timur, Bone dan bulukumba, selebihnya menurun di banding bulan sebelumnya,” sebutnya.

Per Agustus 2025, komoditas di Sulsel yang mengalami kenaikan harga dibanding Juli yakni Beras, Daging Ayam dan Bawang Merah.

Meski begitu, Rizki mengatakan Sulsel harus tetap optimis perkembangan ekonomi ke depan. PDRB dan Inflasi di prakirakan tetap stabil hingga akhir tahun.

“PDRB Sulsel kami prakirakan tumbuh stabil dibanding tahun sebelumnya dalam rentang 4,7 sampai 5,5 persen. Inflasi terjaga dalam rentang 2,5 +_ 1 persen,” pungkasnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Road To Pekan Reksa Dana, APRDI dan OJK Perkuat Sosedu Bersama Media di Makassar

17 April 2026 - 20:50 WITA

Gabungan BPR Disetujui, OJK Targetkan Industri Lebih Sehat dan Efisien

16 April 2026 - 09:51 WITA

SPBU di Sinjai Kena Sanksi, Solar Subsidi Dihentikan Sementara: Pertamina Perketat Pengawasan

26 Maret 2026 - 20:44 WITA

bbm subsidi

Ketua MA Resmi Lantik Anggota Dewan Komisioner OJK

26 Maret 2026 - 11:08 WITA

Bagaimana Mekari Jurnal Mendorong Digitalisasi Sistem Keuangan Hingga 100%

25 Maret 2026 - 01:42 WITA

Bagaimana Mekari Jurnal Mendorong Digitalisasi Sistem Keuangan
Trending di Ekobis