Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

DPRD Makassar

Hasanuddin Leo Minta Pemerintah Beri Perhatian Lebih ke Guru Mengaji

badge-check

					Hasanuddin Leo Minta Pemerintah Beri Perhatian Lebih ke Guru Mengaji Perbesar

BERITA.NEWS, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar, Hasanuddin Leo meminta pemerintah kota (Pemkot) bisa memberikan perhatian lebih ke guru mengaji. Sebab, inisiatif yang diberikan dinilai masih tak proporsional sesuai jumlah.

Hal itu dia sampaikan saat menggelar sosialisasi peraturan daerah (perda) nomor 1 tahun 2012 tentang Baca Tulis Alquran, di Hotel Phinisi Traveler, Jalan Lamadukelleng, Sabtu (12/3/2022).

“Pemerintah memberikan insentif guru mengaji hanya satu guru setiap masjid. Padahal, ada masjid yang banyak guru mengajinya karena santrinya banyak. Inilah saya kira pemerintah perlu hadir,” kata Hasanuddin Leo.

Ada juga, kata Politisi Partai Amanat Nasional ini, masjid yang tidak memiliki guru mengaji. Belum lagi, insentif ini diberikan hanya sekali setahun dengan nominal yang dinilai tak sesuai dengan dampak yang diberikan.

“Kalau tidak bisa perbulan, bisa triwulan. Supaya anak muda yang mengabdikan diri mengajar baca tulis Alquran tetap terjaga,” paparnya.

Dia juga menyinggung soal perhatian orang tua. Di mana, iuran mengaji yang tak seberapa dikeluhkan sementara les atau kursus pribadi bahasa Inggris atau Matematika bisa dilunasi meski pembayarannya lumayan besar.

Baca Juga :  Kepala BGN Sebut Gaji Pencuci Piring MBG Lebih Tinggi dari Guru Honorer: Rp 2,4 Juta Sampai Rp 3,5

“Artinya, ayo buka pemikiran orang tua terkait Alquran. Kitab Allah ini sumber dari segala ilmu dan bisa menjadi modal bagi perkembangan anak,” tukasnya.

Terpisah, Narasumber Kegiatan, Moh. Syarief mengatakan, pemerintah kota memiliki program terkait baca tulis Alquran. Diantaranya, lomba menghafal Quran yang hadianya meningkat menjadi Rp700juta.

“Kita ingin, pak wali ingin muliahkan ini penghafal Alquran. Sebab, mereka menjaga bacaannya. Ketika dia berdoa maka dikabulkan karena makbul,” ungkap Syarief.

Kemudian, sambung Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Makassar ini, tahfids weekend. Program ini akan dimulai di April-November 2022 mendatang.

“Kita sisa menunggu kesiapan masjid. Kalau sudah ada kita jalan,” katanya.

Sementara, Narasumber Kegiatan, Ansar Tamanggong, mengatakan, Badan Amil Zakat (Baznas) Kota Makassar memiliki program untuk guru mengaji. Di mana, semua guru mengaji di Makassar didorong menjadi wirausaha.

“Jadi setiap guru mengaji yang memiliki jiwa wirausaha kita buatkan Z-Chicken. Jadi, ini bentuk jualan gerobak dan basisnya di masjid,” ujar Ansar.

Kata dia, guru mengaji ini diberikan pelatihan dan fasilitas mulai gerobak hingga suplai ayam. Hasilnya, untuk guru mengaji dan membiayai usahanya. Sementara, Baznas tak boleh ambil bagian dari jualan Z-Chicken tersebut.

“Rencananta, 250 titik dengan basis masjid. Nilai gerobak dan alat penggorengan itu Rp12juta, semuanya ditanggung Baznas,” katanya.

“Target kita, saat Ramadan atau setelah sudah ada 50 titik percontohan. Insya Allah,” tambahnya. (*)

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lepas JCH Makassar, Munafri Ingatkan Jaga Niat dan Kesehatan

29 April 2026 - 13:38 WITA

RW 01 Kompleks CV Dewi Dinilai Layak Wakili Makassar di Lomba Satkamling Tingkat Polda Sulsel

29 April 2026 - 07:05 WITA

May Day 2026, Pemkot Makassar Fasilitasi Perayaan Buruh yang Aman dan Inklusif

28 April 2026 - 19:35 WITA

Kepala BGN Sebut Gaji Pencuci Piring MBG Lebih Tinggi dari Guru Honorer: Rp 2,4 Juta Sampai Rp 3,5

28 April 2026 - 18:12 WITA

Groundbreaking Mixed-Use Mal Ratu Indah, Munafri: Simbol Pertumbuhan Ekonomi Makassar

28 April 2026 - 13:10 WITA

Trending di Makassar