Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Peristiwa

HAMPIR DIHAKIMI MASSA! Polisi Selamatkan Pasangan Diduga Selingkuh di Selayar

badge-check

					Pasangan Diduga Selingkuh saat Diamankan Personel Polres Selayar. (Foto: Istimewa) Perbesar

Pasangan Diduga Selingkuh saat Diamankan Personel Polres Selayar. (Foto: Istimewa)

BERITA.NEWS, Selayar — Aksi dramatis penyelamatan dilakukan Tim Resmob Satreskrim Polres Kepulauan Selayar terhadap sepasang pria dan wanita yang diduga berselingkuh, Senin malam, 28 Juli 2025.

Keduanya nyaris menjadi korban amuk massa di Desa Binanga Sombayya, Kecamatan Bontosikuyu, sekitar pukul 21.30 WITA. Warga sudah mengepung rumah tempat keduanya diduga berduaan.

Laporan awal diterima pihak kepolisian melalui layanan Hotline Polri 110. Tim Resmob segera bergerak ke lokasi kejadian.

Dipimpin Bripka Rahmat Wadi, personel gabungan dari Resmob dan piket jaga langsung menuju TKP untuk mencegah situasi semakin panas.

Dua orang yang diamankan berinisial MA (40), perempuan warga setempat, dan NA (52), pria dari Desa Lantibongan, Kecamatan Bontosikuyu.

Bripka Rahmat mengungkapkan bahwa keduanya sempat mendapat kekerasan dari pihak keluarga perempuan dan warga lainnya sebelum diamankan.

“Di dalam rumah sempat dipukuli, begitu keluar dipukul lagi. Kami langsung halangi dan bawa ke mobil,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa situasi di lokasi sangat tegang dan berpotensi menimbulkan aksi anarkis jika tidak segera ditangani.

Pasangan tersebut akhirnya dibawa ke Mapolres Kepulauan Selayar untuk menghindari kerumunan dan meredam emosi warga.

Kasat Reskrim Polres Kepulauan Selayar, Iptu Muhammad Rifai, membenarkan pengamanan ini sebagai langkah preventif dari tindakan main hakim sendiri.

“Kami tidak ingin terjadi kekerasan lebih lanjut, maka keduanya langsung kami amankan,” katanya.

Saat ini, MA dan NA masih menjalani pemeriksaan intensif oleh pihak kepolisian guna memastikan ada atau tidaknya unsur pelanggaran hukum.

Iptu Rifai menyebut, jika dalam proses pemeriksaan ditemukan unsur pidana, maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak bertindak di luar hukum. “Percayakan sepenuhnya pada kami,” ujarnya.

Pihak kepolisian mengingatkan bahwa tindakan main hakim sendiri bisa berujung pada pelanggaran hukum dan merugikan semua pihak.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Api Melalap 4 Rumah di Sinjai Saat Dini Hari, Kerugian Capai Rp500 Juta

13 April 2026 - 05:33 WITA

damkar-sinjai

Diteror Usai Ungkap Dugaan Mafia BBM Subsidi, Jurnalis di Sinjai Dihadang OTK

12 April 2026 - 22:20 WITA

bbm-subsidi

Drama Kamar Kos di Selayar: Dari Rencana Perbaikan Pipa Hingga Hilangnya Emas 13 Gram

11 April 2026 - 17:16 WITA

kamar kos

Tangis Pecah Jelang Magrib, Begini Kronologi Petani di Sinjai Meninggal Usai Disambar Petir

9 April 2026 - 20:03 WITA

tersambar petir

Tragedi di Tengah Sawah, Kahar Warga Sinjai Selatan Tewas Saat Cuaca Ekstrem, Diduga Tersambar Petir

9 April 2026 - 19:44 WITA

tersambar petir
Trending di Peristiwa