Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Hadir di Acara PGRI, Basmin Titipkan Pesan ini ke Guru

badge-check

					Hadir di Acara PGRI, Basmin Titipkan Pesan ini ke Guru Perbesar

BERITA.NEWS, Luwu – Bupati Luwu Basmin Mattayang menghadiri Konferensi Kerja Kabupaten (Konkercab) III PGRI Luwu di Aula Bappelitbangda, Belopa pada Rabu, 1 Februari 2023. Mengangkat tema, “Bangkit Guruku, Maju Negeriku, Indonesia Tangguh, Indonesia Maju”, kegiatan itu dihadiri ratusan anggota PGRI Luwu.

Basmin Mattayang dalam sambutannya untuk membuka kegiatan itu mengatakan, PGRI mempunyai amanah penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia.

Dirinya menyebutkan, hal tersebut termaktub dalam pembukaan UUD 45 dengan demikian kata Basmin, sudah seharusnya menjadi tugas kita (PGRI).

“Setelah mencerdaskan kehidupan bangsa, tugas kedua kita adalah ketertiban dunia. Ini kalau kita gunakan pikiran sehat dan rajin belajar, pasti menemukan tugas sebenarnya sebagai seorang guru yang sesungguhnya tugasnya berat,” ungkap Basmin.

“Kalau tidak ada guru, hancur republik ini,” sambungnya, seraya memaparkan peristiwa bom Hiroshima di Jepang.

PGRI itu adalah guru teladan, guru yang diteladini segala aktivitas, tingkah lakunya patuh dicontoh, sebab banyak guru atau pengajar hanya menjadi guru di sekolah tidak di rumahnya.

Baca Juga :  Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

Hal itu diungkapkan Basmin lantaran menurut penelitian yang ia baca jika hampir 60 persen guru gagal mendidik anak, padahal keseharian guru mengajar di sekolah.

Olehnya. Basmin menyebut, tugas guru tidak hanya sampai di sekolah saja, sesungguhnya guru juga mengajar kebaikan di tengah masyarakat dan keluarga, sebab guru adalah tauladan.

Bupati juga berpesan agar PGRI Luwu melahirkan konsep searah, konsep pendidikan yang tidak lupa kebutuhan pendidikan lokal

“Melahirkan konsep yang bisa sinergi dengan dinas pendidikan. Laksanakan tugas profesi ini dengan baik sebagai abdi negara, tugas kita mencerdaskan bangsa,” pungkasnya.

Bupati dua periode ini berpesan kepada kepada seluruh pengurus PGRI agar menerapkan juga tiga T. Tertib Pengurus, tertib Administrasi dan Tertib lingkungan.

Tertib Personil; guru sudah seharusnya melakukan interaksi sosial, mengetahui tupoksi, tugas baik di sekolah dan di rumah. Menjadi guru di mana saja.

Tertib administrasi; mengatur dan menjalankan administrasi dengan baik.

Tertib lingkungan; tertib personil dan lingkungan merupakan satu kesatuan dan tidak bisa dipisahkan sebab tugas berat seorang guru tidak hanya menjadi pengajar di sekolah tetapi juga di lingkungannya.

Dengan begitu, Basmin berharap PGRI Luwu bisa semakin maju.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Gaungkan Zero Halinar, Barang Sitaan Dimusnahkan Tanpa Sisa

20 April 2026 - 13:17 WITA

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Trending di Daerah