Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Gus Yasin Tinjau Vaksinasi di Ponpes: Ikut Mendampingi hingga Berikan Peci ke Santri

badge-check

					Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen meninjau pelaksanaan vaksinasi di Pondok Pesantren Al-Hikmah, Desa Ngadipurwo, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora. Perbesar

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen meninjau pelaksanaan vaksinasi di Pondok Pesantren Al-Hikmah, Desa Ngadipurwo, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora.

BERITA.NEWS, Blora – Program vaksinasi Covid-19 terus digenjot, termasuk di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Kali ini, vaksinasi diikuti oleh ratusan santri Pondok Pesantren Al-Hikmah di Desa Ngadipurwo, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora.

Terlihat, para santri tampak tertib dan antusias mengikuti kegiatan yang berlangsung di halaman ponpes pada Sabtu (6/11/2021), dengan menerapkan protokol kesehatan.

Kegiatan vaksinasi ini ditinjau langsung Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen.

Salah satu santri, Muhammad Imam Sufwan tampak malu dan salah tingkah ketika didekati Wagub Jateng.

Wagub bahkan mengajak berbincang santri asal warga Desa Picis, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang tersebut.

Sembari tersipu malu-malu, santri berusia 12 tahun itu menjawab dengan lirih pertanyaan Gus Yasin, sapaan akrab Wagub Jateng.

Santri tersebut menjawab pertanyaan, meski hanya pertanyaan candaan untuk sekadar membantu santri mengusir ketegangan menjelang disuntik vaksin.

Gus Yasin bukan hanya mengajak ngobrol, tapi mengantar Muhammad Imam Sufwan ke ruangan dan mendampinginya hingga selesai disuntik vaksin.

Baca Juga :  Intip Sosok Iptu Haryanto, Jabat Kasat Reskrim Takalar

Seusai disuntik vaksin, Imam pun tampak lega. Dia tersenyum bahagia saat petugas kesehatan selesai menyuntikkan vaksin Covid-19 dosis dua, kemudian mempersilakan Imam keluar ruangan.

Seusai divaksin, Imam mengaku kaget saat didekati dan didampingi Wagub. Namun, dirinya sangat senang.

“Saya kaget tapi senang tadi didampingi Pak Wakil Gubernur,” katanya.

Dirinya juga merasa lega setelah divaksin. Apalagi sudah lama merindukan belajar tatap muka.

“Saya lega sudah divaksin, agar sehat dan bisa kembali belajar tatap muka,” ungkap Imam.

Saat peninjauan, Gus Yasin sempat memberikan hadiah istimewa kepada salah seorang santri yang sedang antre vaksin.

Melihat warna peci santri yang sudah usang, Gus Yasin memberikan peci yang dikenakannya kepada sang santri.

Mendapat peci, santri tersebut mengucapkan terima kasih dan langsung mengganti peci usangnya dengan peci pemberian Wagub.

Gus Yasin berharap Kabupaten Blora terus menggencarkan vaksinasi Covid-19, termasuk di pondok pesantren.

Dari hasil pantauannya, Gus Yasin mengaku tidak ada ada kendala dalam vaksinasi tersebut.

“Ini sudah bagus santri-santri di pondok pesantren sudah banyak yang divaksin. Alhamdulillah ini vaksinasi dosis kedua, dan tidak ada kendala atau permasalahan sampai saat ini,” ujar Gus Yasin.

  • Yon

Loading

Comments

Baca Lainnya

Rutan Masamba Berbenah, Disiplin Pegawai Diperketat Pengamanan Makin Solid

23 April 2026 - 19:45 WITA

PT Pegadaian Peduli Bantu Pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Jeneponto

22 April 2026 - 15:26 WITA

Kreativitas Tanpa Batas, Warga Binaan Rutan Barru Hasilkan Mebel dan Jasa Cuci Kendaraan

22 April 2026 - 12:27 WITA

Intip Sosok Iptu Haryanto, Jabat Kasat Reskrim Takalar

21 April 2026 - 22:27 WITA

Serah terima jabatan Iptu Haryanto sebagai kasat Reskrim Polres Takalar. Foto: Ist.

Mahasiswa Gowa: Inisial BK Disebut “Biang Kerok” Persoalan Daerah

21 April 2026 - 16:13 WITA

Fahim Jenlap Poros Pemuda Berlawan (Pemula) yang melakukan unjuk rasa didepan kantor Bupati Gowa. Foto: Ist
Trending di Daerah